Arus kendaraan di sejumlah jalan protokol Jakarta akan berubah mulai Minggu sore hingga malam saat kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong berlangsung. Polisi menyiapkan rekayasa lalu lintas agar iring-iringan tamu negara bisa melintas tanpa mengganggu pengamanan dan mobilitas di titik-titik utama Ibu Kota.
Warga yang biasa melewati jalur-jalur utama diminta menyesuaikan jadwal perjalanan. Pembatasan arus tidak akan diterapkan sepanjang hari, tetapi hanya pada saat rombongan resmi melintas dan akan dibuka kembali setelah pengawalan selesai lewat.
Pengaturan Arus Berlaku Dinamis
Polisi menegaskan skema rekayasa lalu lintas ini bersifat situasional. Artinya, penutupan jalan tidak dilakukan permanen, melainkan mengikuti pergerakan rombongan selama agenda kenegaraan berlangsung.
Langkah tersebut disiapkan sebagai bentuk penghormatan sekaligus pengamanan terhadap pergerakan tamu negara. Karena itu, pengendara diminta tetap waspada terhadap perubahan arus yang bisa terjadi sewaktu-waktu di lapangan.
Ruas yang Masuk Pantauan Ketat
Sejumlah ruas strategis masuk dalam jalur lintasan rombongan kenegaraan, termasuk Jalan Raya Halim Perdanakusuma, Jalan MT Haryono, Jalan Gatot Subroto, dan Jalan Jenderal Sudirman. Pengawasan juga difokuskan ke Jalan Karet Pasar Baru Timur III, Jalan Karet Pasar Baru Timur II, Jalan Galunggung, hingga Jalan Medan Merdeka Barat.
| Ruas Jalan | Status Pengawasan | Keterangan |
|---|---|---|
| Jalan Raya Halim Perdanakusuma | Pantauan ketat | Jalur lintasan rombongan kenegaraan |
| Jalan MT Haryono | Pantauan ketat | Jalur lintasan rombongan kenegaraan |
| Jalan Gatot Subroto | Pantauan ketat | Jalur lintasan rombongan kenegaraan |
| Jalan Jenderal Sudirman | Pantauan ketat | Jalur lintasan rombongan kenegaraan |
| Jalan Karet Pasar Baru Timur III | Pantauan ketat | Area pengawasan tambahan |
| Jalan Karet Pasar Baru Timur II | Pantauan ketat | Area pengawasan tambahan |
| Jalan Galunggung | Pantauan ketat | Area pengawasan tambahan |
| Jalan Medan Merdeka Barat | Pantauan ketat | Area pengawasan tambahan |
Ruas-ruas itu diperkirakan menjadi titik yang paling rawan terdampak karena berada di jalur utama mobilitas Jakarta. Pengendara yang hendak menuju atau melewati kawasan tersebut disarankan mencari rute alternatif sejak awal perjalanan.
Pengawalan Dimulai Pukul 18.00 WIB
Agenda resmi kunjungan Lawrence Wong dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni Minggu hingga Senin, 5-6 Juli 2026. Selama periode itu, pengawalan dan pengaturan arus kendaraan dilakukan intensif mulai pukul 18.00 WIB sampai seluruh rangkaian kegiatan luar negeri selesai.
Di lapangan, petugas akan mengarahkan pengguna jalan bila terjadi penumpukan kendaraan di sekitar lokasi kegiatan. Pengalihan darurat juga disiapkan agar lalu lintas tetap bergerak ketika kondisi mulai padat.
Polisi meminta masyarakat tetap tertib dan mengikuti arahan personel yang bertugas. Dengan disiplin pengguna jalan, arus kendaraan di sekitar jalur kunjungan diharapkan tetap terkendali selama agenda kenegaraan berlangsung.
Selama pengaturan berlangsung, pengendara diimbau lebih siap menghadapi perubahan arus di sejumlah jalan utama Jakarta yang dilalui rombongan kenegaraan. Penyesuaian jadwal menjadi langkah paling aman agar perjalanan tidak terdampak kepadatan di jalur protokol.







