Redmi A7 Pro 5G Resmi Murah 120Hz, Huawei Pura 90 Siap Ubah Wajah Flagship

Redmi A7 Pro 5G dan Huawei Pura 90 Series sama-sama menarik perhatian karena mewakili dua arah berbeda di pasar smartphone saat ini. Redmi masuk lewat ponsel murah dengan layar 120Hz, sedangkan Huawei menyiapkan flagship dengan desain baru yang lebih berani.

Keduanya menunjukkan bahwa persaingan tidak lagi hanya soal performa, tetapi juga soal pengalaman layar, kapasitas baterai, dan identitas desain. Di tengah pasar yang semakin padat, fitur yang dulu dianggap premium kini mulai hadir di lebih banyak kelas harga.

Redmi A7 Pro 5G dorong layar cepat di kelas terjangkau

Redmi A7 Pro 5G hadir sebagai opsi entry-level dengan pendekatan yang cukup agresif. Ponsel ini membawa layar 6,9 inci HD Plus dengan refresh rate 120Hz, sehingga memberi tampilan yang lebih mulus untuk pengguna yang menginginkan layar besar di kisaran harga sekitar Rp2 jutaan.

Di sektor mesin, Redmi memasang chipset Unisoc T8300 yang dipadukan dengan RAM 4 GB dan penyimpanan hingga 128 GB. Kombinasi ini menunjukkan bahwa Redmi menargetkan pengguna yang butuh perangkat harian dengan layar lega dan spesifikasi yang tetap masuk akal untuk kelas murah.

Bagian kamera juga tidak dibiarkan sederhana. Redmi A7 Pro 5G membawa kamera utama 32 MP dan ditopang baterai 6.300 mAh yang lengkap dengan fitur reverse charging.

Daya tahan jadi salah satu nilai jual utama

Baterai 6.300 mAh membuat perangkat ini tampak lebih siap untuk pemakaian panjang dalam satu hari. Kehadiran reverse charging juga menambah fungsi praktis, terutama bagi pengguna yang ingin menjadikan ponsel sebagai sumber daya darurat untuk perangkat lain.

Strategi Redmi terlihat jelas lewat kombinasi layar 120Hz dan baterai besar di harga yang tetap terjangkau. Pola seperti ini ikut mendorong standar di segmen entry-level karena fitur yang biasanya hadir di kelas lebih tinggi kini mulai turun ke level yang lebih murah.

Huawei Pura 90 usung desain segitiga sebagai identitas baru

Sementara itu, Huawei bersiap memperkenalkan Pura 90 Pro dan Pura 90 Pro Max pada 20 April 2026 di China. Seri ini menjadi sorotan karena membawa perubahan desain cukup besar lewat modul kamera berbentuk segitiga yang diposisikan sebagai ciri baru lini Pura.

Huawei memang belum membuka seluruh spesifikasi perangkat tersebut. Namun, informasi yang sudah muncul menunjukkan bahwa seri ini tetap diarahkan untuk kelas flagship, termasuk dukungan RAM hingga 16 GB dan penyimpanan sampai 1 TB.

Varian Pro Max disebut akan hadir dengan lima pilihan warna, sedangkan versi Pro membawa empat opsi warna dengan finishing gradasi. Dengan begitu, Huawei tampak ingin menonjolkan sisi visual selain kemampuan internal perangkat.

Persaingan flagship makin bergeser ke desain dan identitas

Perubahan desain pada Pura 90 Series memperlihatkan bahwa Huawei ingin membangun pembeda yang kuat di pasar premium. Modul kamera segitiga menjadi elemen yang berbeda dari pendekatan desain umum, dan ini dapat membantu seri tersebut tampil lebih menonjol saat nanti resmi hadir.

Di saat yang sama, Huawei juga menyiapkan Pura XMAX pada tanggal yang sama. Perangkat lipat itu disebut membawa layar lebih besar dan modul kamera horizontal, sehingga memperluas pilihan di lini premium Huawei.

Huawei sendiri sudah lebih dulu memperlihatkan pola serupa lewat Enjoy 90M Plus yang hadir dengan layar 120Hz, kamera utama 50 MP, dan baterai 6.620 mAh. Kehadiran model itu menegaskan bahwa layar cepat dan baterai besar kini menjadi formula penting di berbagai segmen, bukan hanya di kelas mahal.

Gelombang perangkat baru dari Redmi dan Huawei menunjukkan arah pasar yang makin jelas. Di satu sisi, ada smartphone murah dengan layar cepat dan baterai besar, sementara di sisi lain ada flagship yang mengutamakan desain baru dan spesifikasi tinggi untuk memperkuat identitas produknya.

Baca Juga

Back to top button