RB Bragantino Menang 3-2 Atas Blooming, Pitta Menentukan di Detik Akhir

RB Bragantino meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Blooming pada laga fase grup Copa Sudamericana di Stadion Cicero de Souza Marques. Hasil itu lahir lewat gol Isidro Pitta pada masa tambahan waktu babak kedua, setelah pertandingan berjalan ketat, keras, dan penuh perubahan momentum.

Tambahan tiga poin ini menjadi respons penting bagi Bragantino setelah kalah pada laga pembuka Grup H. Hasil tersebut juga menjaga peluang mereka di persaingan grup, sekaligus memberi dorongan moral di tengah jadwal pertandingan yang padat.

Bragantino memulai laga dengan agresif

Bragantino langsung menekan sejak menit awal dan mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-12. Fernando maju sebagai eksekutor dan membawa tuan rumah unggul lebih dulu setelah dijatuhkan di kotak terlarang.

Gol cepat itu membuat Bragantino terlihat memegang kendali permainan, tetapi mereka belum mampu menambah keunggulan dari sejumlah peluang berikutnya. Fernando tetap menjadi ancaman utama, namun penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat Blooming tetap bertahan dalam jarak dekat.

Blooming lalu memanfaatkan kelengahan lawan saat waktu normal babak pertama hampir habis. Hinojoza melepaskan tembakan terarah ke sudut gawang yang tak mampu dijangkau Cleiton, sehingga skor berubah menjadi 1-1 sebelum turun minum.

Kartu merah mengubah jalannya pertandingan

Situasi semakin sulit bagi Bragantino ketika babak kedua baru berjalan. Ignacio Sosa melakukan pelanggaran keras yang berujung penalti untuk Blooming dan kartu merah untuk dirinya, sehingga Bragantino harus bermain dengan 10 pemain.

Blooming tidak menyia-nyiakan peluang tersebut dan sukses membalikkan keadaan menjadi 2-1. Bragantino lantas dipaksa mengejar ketertinggalan dalam kondisi jumlah pemain yang tidak seimbang, situasi yang menuntut disiplin tinggi sekaligus keberanian untuk terus menekan.

Pelatih kemudian memasukkan Isidro Pitta untuk menambah kekuatan serangan. Keputusan itu terbukti tepat karena penyerang asal Paraguay tersebut langsung memberi dampak besar di lini depan dan mengubah arah pertandingan.

Pitta jadi pembeda di momen krusial

Pitta menyamakan skor pada menit ke-18 babak kedua lewat sundulan yang efektif. Gol itu mengembalikan kepercayaan diri Bragantino dan menjaga intensitas serangan tim meski mereka tetap bermain dengan 10 pemain.

Setelah gol penyeimbang itu, Pitta terus menjadi ancaman. Blooming sempat mendapat tekanan berat dari serangan berulang, dan kiper Uraezaña beberapa kali harus melakukan penyelamatan penting untuk menjaga peluang tim tamu.

Tekanan Bragantino akhirnya berbuah hasil di ujung laga. Pitta kembali muncul sebagai penentu lewat gol pada masa tambahan waktu babak kedua yang memastikan kemenangan 3-2 untuk tim tuan rumah.

Fakta penting pertandingan

  1. Skor akhir: RB Bragantino 3-2 Blooming.
  2. Gol Bragantino dicetak Fernando dan Isidro Pitta.
  3. Blooming mencetak dua gol, termasuk satu dari titik penalti.
  4. Ignacio Sosa mendapat kartu merah.
  5. Gol penentu lahir pada masa tambahan waktu babak kedua.

Kemenangan ini memperbaiki suasana di kubu Bragantino menjelang laga-laga berikutnya. Setelah duel yang penuh tensi ini, mereka akan menjalani rangkaian pertandingan kandang yang padat, termasuk melawan Remo, Mirassol, Palmeiras, dan River Plate di berbagai ajang kompetitif.

Terkait