Rajiv Desak Polisi Segera Tangkap DPO Kasus Penyekapan Wanita di Bandung

Kasus penyekapan dan penyiksaan terhadap perempuan berinisial YTR di Kabupaten Bandung memicu desakan keras agar polisi segera menangkap pelaku berinisial TH. Anggota DPR RI Rajiv menilai peristiwa yang diduga berlangsung selama tiga tahun itu sebagai tindakan keji yang tidak boleh dibiarkan berlarut.

Menurut Rajiv, status TH sebagai Daftar Pencarian Orang harus segera ditindaklanjuti dengan penangkapan. Ia menegaskan, aparat tidak boleh memberi ruang bagi pelaku untuk kabur atau menghilangkan barang bukti.

Kecaman atas tindakan yang dinilai melukai martabat manusia

Rajiv, yang berasal dari Daerah Pemilihan Jawa Barat II, menyebut kasus itu telah mengguncang rasa kemanusiaan masyarakat. Ia menilai penyekapan disertai penyiksaan terhadap perempuan tidak bisa ditoleransi dalam negara hukum yang menjunjung martabat manusia.

Dalam keterangannya kepada wartawan pada Selasa (23/6/2026), Rajiv menegaskan bahwa tindakan TH tergolong sangat keji. Ia meminta aparat bekerja cepat agar proses hukum berjalan tanpa hambatan.

Polisi diminta mengerahkan kemampuan terbaik

Rajiv menekankan bahwa status DPO seharusnya menjadi alarm bagi kepolisian untuk bertindak maksimal. Ia meminta seluruh kemampuan terbaik dikerahkan agar pelaku tidak mendapat kesempatan melarikan diri lebih jauh.

Ia juga menilai langkah cepat aparat penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum. Menurutnya, kasus seperti ini menyangkut keselamatan korban dan tidak boleh dibiarkan terlalu lama tanpa kepastian.

Pemulihan korban juga menjadi perhatian

Selain mengejar pelaku, Rajiv menyoroti kondisi YTR yang kini menerima bantuan medis dan pendampingan psikologis dari berbagai pihak. Ia mengapresiasi kerja tenaga medis, pemerintah daerah, dan pihak lain yang ikut membantu proses pemulihan korban.

Rajiv menilai pemulihan fisik, psikologis, dan sosial harus menjadi prioritas bersama. Pendampingan itu penting agar korban bisa kembali menjalani kehidupan dengan layak setelah mengalami penderitaan berkepanjangan.

Publik diminta ikut membantu penelusuran

Rajiv juga mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan TH untuk segera melapor kepada pihak berwenang. Menurut dia, partisipasi publik dapat mempercepat penangkapan dan mencegah pelaku terus menghindari proses hukum.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa perlindungan terhadap perempuan dan korban kekerasan perlu diperkuat. Rajiv menegaskan negara harus memastikan keadilan ditegakkan dan hak-hak korban dipulihkan sepenuhnya.

Source: www.suara.com

Terkait