Fabio Quartararo memilih bersikap santai meski namanya tidak masuk dalam daftar pebalap Yamaha yang menjajal motor MotoGP generasi baru 850 cc di Sirkuit Brno, Republik Ceko. Alih-alih kecewa di depan publik, pebalap Prancis itu justru menanggapinya dengan tenang dan menganggap keputusan timnya masih masuk akal.
Absennya Quartararo langsung menarik perhatian karena tes di Brno menjadi langkah awal menuju regulasi baru MotoGP. Untuk pertama kalinya, motor spesifikasi 2027 diuji di lintasan dengan paket teknis yang berbeda dari motor yang dipakai saat ini.
Respons santai Quartararo
Quartararo bahkan menjawab situasi itu dengan nada ringan ketika ditanya soal ketidakhadirannya di tes tersebut. “Aku akan bersama keluargaku di rumah mengadakan pesta barbekyu!,” kata Quartararo, dikutip dari Crash.
Di balik candaan itu, Quartararo menegaskan dirinya tetap siap jika Yamaha memintanya turun ke lintasan. Ia juga memahami bahwa keputusan pabrikan tidak melibatkannya dalam tes awal itu bukan sesuatu yang aneh.
“Tentu saja, saya mengerti bahwa Yamaha tidak ingin saya menguji motor ini di sini,” ujar Quartararo. “Menurutku ini cukup normal. (Tapi) jika mereka bertanya padaku, tentu saja aku akan melakukan tes.”
Yamaha pilih fokus ke proyek 2027
Yamaha mengambil pendekatan yang cukup spesifik untuk tes Brno. Pabrikan asal Jepang itu hanya menurunkan pebalap yang diproyeksikan tetap menjadi bagian dari program mereka pada 2027.
Dalam skema tersebut, Toprak Razgatlioglu menjadi nama yang sudah dipastikan terlibat dalam proyek masa depan Yamaha. Satu motor lainnya diberikan kepada pebalap penguji Augusto Fernandez.
Keputusan itu otomatis menyingkirkan Quartararo dari sesi pengujian perdana motor 850 cc. Langkah tersebut juga menyita perhatian karena Quartararo justru merupakan salah satu pebalap paling berpengalaman di kubu Yamaha saat ini.
Absennya Quartararo tidak lepas dari kabar yang terus menguat soal masa depannya. Ia santer disebut akan meninggalkan Yamaha dan bergabung dengan Honda pada akhir musim ini.
Tes Brno jadi titik awal era baru
Tes di Brno bukan sekadar uji coba biasa. Sesi ini menjadi momen penting bagi seluruh pabrikan karena menjadi debut lintasan untuk motor MotoGP spesifikasi 2027.
Regulasi baru itu membawa sejumlah perubahan besar. Mesin akan menggunakan kapasitas 850 cc, aerodinamika dibuat lebih sederhana, perangkat pengatur ketinggian motor atau ride-height device dihapus, dan ban akan dipasok oleh Pirelli.
Paket perubahan tersebut membuat setiap sesi pengujian memiliki nilai besar bagi pengembangan. Karena itu, siapa yang diberi kesempatan menjajal motor baru juga dipandang sebagai sinyal arah strategi masing-masing pabrikan.
Dalam kasus Yamaha, pilihan mereka menunjukkan fokus kuat pada pebalap yang dianggap relevan untuk proyek jangka menengah. Artinya, pertimbangan kerahasiaan dan kesinambungan proyek tampak lebih diutamakan dibanding sekadar kualitas masukan teknis dari pebalap utama saat ini.
Berbeda dengan pendekatan Honda
Langkah Yamaha terlihat kontras jika dibandingkan dengan Honda. Pabrikan itu justru menunjuk Joan Mir dan Luca Marini untuk menguji motor 850 cc meski keduanya juga dikabarkan tidak akan menjadi bagian tim pada musim 2027.
Honda disebut lebih menekankan pentingnya pengalaman dan kualitas masukan pebalap. Dengan pendekatan itu, nilai data dari pebalap dinilai lebih besar daripada kekhawatiran soal kerahasiaan proyek.
Perbedaan strategi ini memperlihatkan tidak ada pola tunggal dalam menyambut regulasi baru MotoGP. Masing-masing pabrikan tampaknya menimbang kebutuhan teknis dan kepentingan masa depan dengan cara yang berbeda.
Bagi Quartararo, keputusan Yamaha itu tidak lantas menjadi sumber polemik terbuka. Ia tetap menunjukkan sikap profesional dan tidak memperbesar isu di tengah spekulasi soal kariernya.
Quartararo belum khawatir soal adaptasi
Walau tidak ikut tes perdana di Brno, Quartararo tidak terlihat cemas soal peluang adaptasinya terhadap motor baru. Ia juga tidak terlalu mengkhawatirkan transisi menuju ban Pirelli yang akan menjadi bagian penting dari era 2027.
Menurut Quartararo, proses memahami paket baru memang tidak bisa selesai hanya dalam satu sesi singkat. Karena itu, ia melihat masih ada waktu dan kesempatan lain untuk mulai mengenali karakter motor dan ban baru.
“Soal ban, pada akhirnya, kita hanya punya satu hari di Valencia, jadi butuh sedikit lebih banyak waktu untuk memahami dengan baik bagaimana performanya,” katanya.
Pernyataan itu menunjukkan fokus Quartararo tetap ada pada aspek teknis, bukan pada kekecewaan pribadi karena absen dari Brno. Tes MotoGP 850 cc berikutnya dijadwalkan berlangsung setelah Grand Prix Austria pada pertengahan September, dan sesi itu membuka peluang bagi pebalap lain untuk ikut ambil bagian dalam pengembangan awal motor generasi baru.
Source: oto.detik.com






