Putri Kusuma Wardani Tumbang dari Michelle Li, Indonesia Kehilangan Poin Pembuka Uber Cup 2026

Putri Kusuma Wardani gagal memetik poin pembuka untuk tim Indonesia setelah kalah dari tunggal putri Kanada, Michelle Li, pada laga Grup C Uber Cup 2026 di Forum Horsens, Denmark. Pertandingan pada Sabtu (25/4/2026) malam WIB itu berlangsung ketat hingga tiga gim, tetapi hasil akhirnya membuat Indonesia tertinggal lebih dulu.

Kekalahan ini menunda harapan Indonesia untuk membuka keunggulan atas Kanada sejak partai pertama. Putri sempat tampil menjanjikan di gim awal, namun Michelle Li berhasil mengambil alih kendali permainan dan memastikan Kanada unggul 1-0 dalam duel tersebut.

Putri sempat unggul di gim pertama

Putri mengawali laga dengan hati-hati dan sempat tertinggal 3-7 dari Michelle Li. Perlahan, dia mampu mengejar hingga skor menjadi 10-10 sebelum menutup interval gim pertama dengan keunggulan tipis 11-10.

Selepas jeda, permainan Putri terlihat lebih stabil. Dia menjaga ritme, memanfaatkan reli panjang dengan lebih efektif, dan terus mempertahankan keunggulan sampai menutup gim pertama 21-16.

Awal yang solid itu sempat memberi sinyal positif untuk tim Indonesia. Putri juga terlihat cukup berani menekan Li saat reli berkembang panjang dan fase pertahanan lawan mulai terbuka.

Michelle Li balik menekan di gim kedua

Momentum pertandingan berubah saat gim kedua dimulai. Michelle Li langsung tampil agresif dan mencetak lima poin beruntun untuk memimpin 5-1, sebuah start yang langsung menekan Putri sejak awal.

Li menjaga intensitas permainan dan tetap unggul saat interval gim kedua dengan skor 11-9. Setelah jeda, Putri kesulitan memangkas jarak, sementara Li terus menjaga tempo dan memaksa wakil Indonesia berada dalam posisi mengejar.

Gim kedua akhirnya menjadi milik Michelle Li dengan skor 21-11. Hasil itu bukan hanya membuat kedudukan imbang 1-1, tetapi juga mengubah arah pertandingan menjelang rubber game.

Rubber game ditentukan ketenangan di poin akhir

Pada gim ketiga, duel kembali berjalan ketat. Kedua pemain saling kejar angka hingga kedudukan 8-8, sebelum Michelle Li menutup interval dengan keunggulan 11-8.

Setelah interval, Li sempat menjauh lagi menjadi 15-11. Putri masih memberi perlawanan dan berhasil memperkecil ketertinggalan hingga 15-16, sehingga laga kembali terbuka dan tensi meningkat.

Meski begitu, Michelle Li tampil lebih tenang pada fase penentuan. Dia menjaga fokus di poin-poin akhir dan menutup pertandingan dengan kemenangan 21-16 di gim ketiga.

Dampak bagi Indonesia di Grup C

Hasil ini membuat Indonesia kehilangan poin di partai pembuka dan harus merespons lebih cepat pada laga-laga berikutnya di Grup C. Dalam format beregu seperti Uber Cup, start yang kurang ideal bisa memberi tekanan tambahan pada pemain lain yang turun setelahnya.

Di sisi lain, performa Putri tetap menunjukkan adanya perlawanan yang kompetitif. Dia sempat unggul di gim pertama dan membuat Michelle Li bekerja keras sebelum akhirnya lawan lebih konsisten pada dua gim terakhir.

Pertandingan ini juga menegaskan bahwa persaingan di Grup C berjalan ketat sejak awal. Bagi Indonesia, hasil dari sektor tunggal putri pertama menjadi pengingat bahwa konsentrasi dan kestabilan permainan sangat menentukan saat berebut poin dalam fase penyisihan.

Baca Juga

Back to top button