Pria Tanpa Identitas Tewas Tertabrak Kereta Kargo di Ngampel, Polisi Telusuri Jejak Terakhirnya

Seorang pria tanpa identitas tewas setelah tertabrak kereta api kargo di jalur rel KM 23+900, sebelah barat JPL Perlintasan 37, Desa Sudipayung, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal. Benturan keras terjadi saat rangkaian melaju dari arah Semarang menuju Jakarta, dan korban meninggal di lokasi kejadian.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.45 WIB, Minggu (17/5/2026). Hingga pemeriksaan awal selesai, polisi belum menemukan kartu identitas maupun dokumen lain yang bisa mengungkap siapa korban.

Polisi fokus menelusuri identitas korban

Bhabinkamtibmas Desa Sudipayung, Moh Saleh, menyebut korban diduga berada seorang diri di area rel sebelum kereta melintas. Keterangan awal ini masih perlu dipastikan lewat penyelidikan lebih lanjut oleh kepolisian.

“Korban sepertinya berjalan sendirian di sekitar rel. Kereta datang dari arah Semarang menuju Jakarta,” ujar Saleh di lokasi kejadian. Petunjuk itu kini menjadi salah satu dasar awal untuk menelusuri kronologi peristiwa.

Ciri fisik jadi petunjuk utama

Petugas mengatakan korban saat ditemukan mengenakan kain sarung dan tidak memakai baju. Karena tidak ada identitas yang melekat pada tubuh korban, polisi meminta masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri serupa untuk segera melapor.

Situasi ini membuat proses identifikasi menjadi fokus utama penanganan kasus. Petugas medis dan kepolisian juga masih mencocokkan temuan di lokasi dengan informasi lapangan yang terkumpul.

Jasad dievakuasi ke RSUD dr Soewondo Kendal

Setelah olah tempat kejadian perkara selesai, jasad korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD dr Soewondo Kendal. Pemeriksaan medis lanjutan dilakukan untuk membantu proses identifikasi sekaligus mendukung penyelidikan kepolisian.

Polisi juga menelusuri alasan korban bisa berada di jalur rel yang jelas dilarang bagi pejalan kaki. Penyidik berupaya menghubungi pihak keluarga jika identitas korban berhasil diketahui dari hasil pemeriksaan lanjutan.

Peristiwa ini kembali menyoroti bahaya beraktivitas di area rel kereta api, terutama saat jalur masih aktif dilintasi rangkaian kargo dengan kecepatan tinggi. Masyarakat diminta tetap waspada dan tidak berada di sekitar rel demi mencegah kecelakaan serupa.

Source: mediaindonesia.com

Terkait