Prancis belum menemukan cara untuk membongkar pertahanan Paraguay dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2026. Duel di Philadelphia Stadium, Philadelphia, Amerika Serikat, itu berakhir tanpa gol pada babak pertama.
Dominasi penguasaan bola tidak otomatis membuat Prancis nyaman. Paraguay justru tampil disiplin, rapat, dan berhasil menutup banyak jalur serangan sejak menit awal.
Serangan Prancis Berkali-kali Mentok
Upaya Prancis sering terhenti sebelum masuk ke area berbahaya. Tim asuhan Prancis lebih banyak dipaksa berhenti di sepertiga akhir dan hanya memperoleh situasi bola mati seperti tendangan penjuru.
Jules Kounde sempat mendapatkan peluang dari sepak pojok. Namun, tembakannya masih bisa diamankan kiper Paraguay, Orlando Gill.
Paraguay Menjaga Area Penalti Dengan Rapat
Ketatnya blok pertahanan Paraguay membuat Prancis sulit mencari celah di kotak penalti. Situasi itu mendorong para pemain Prancis mencoba tembakan jarak jauh untuk memecah kebuntuan.
Manu Kone dan Adrien Rabiot sama-sama melepaskan percobaan dari luar kotak penalti. Dua tembakan itu belum tepat sasaran dan belum mengubah skor hingga turun minum.
Tensi Tinggi Tanpa Peluang Bersih
Pertandingan berjalan sengit sejak awal, tetapi belum menghasilkan peluang emas yang benar-benar bersih. Kedua tim sama-sama tampil hati-hati dalam duel taktik yang ketat.
Hasil imbang tanpa gol di babak pertama menunjukkan betapa efektifnya organisasi pertahanan Paraguay. Prancis kini harus menemukan pendekatan lain jika ingin menembus rapatnya lini belakang lawan.
