OxygenOS dan Realme UI Terancam Tergeser, OnePlus-Realme Bisa Dipaksa Ikut ColorOS

Author: Cung Media

Perubahan besar tampaknya sedang disiapkan di tubuh ekosistem Oppo. OnePlus dan Realme disebut bisa meninggalkan identitas antarmuka masing-masing dan ikut memakai satu platform yang sama, yakni ColorOS.

Jika kabar ini benar, maka OxygenOS dan Realme UI berpotensi dipangkas dari tiga antarmuka Android yang selama ini berjalan berdampingan menjadi satu sistem utama saja. Bagi pengguna OnePlus, ini bisa menjadi perubahan paling terasa karena OxygenOS lama dikenal lebih ringan dan sederhana.

Integrasi yang makin rapat di bawah Oppo

Smartprix, mengutip sumber industri, melaporkan bahwa Oppo semakin merapatkan integrasi OnePlus dan Realme ke dalam merek utamanya. Arah ini membuat penyatuan software terlihat sebagai langkah lanjutan dari penyatuan operasi yang sudah berjalan di belakang layar.

Di India, penyatuan itu sebenarnya sudah terlihat lebih dulu pada layanan purna jual. Jaringan servis dan perbaikan OnePlus di negara tersebut telah digabung dengan milik Oppo, sehingga pusat layanan OnePlus yang berdiri sendiri makin jarang ditemui.

Antarmuka Brand Terkait Posisi Saat Ini Potensi Arah
ColorOS Oppo Fondasi software utama Oppo Bisa menjadi sistem tunggal
OxygenOS OnePlus Identitas software OnePlus sejak 2014 Berpotensi digantikan
Realme UI Realme Dipakai sejak Realme berdiri sendiri pada 2018 Berpotensi dilebur ke ColorOS

Realme kemungkinan lebih mudah beradaptasi

Peralihan ini disebut bisa terasa berbeda bagi pengguna masing-masing brand. Realme UI selama ini memang sudah sangat dekat dengan ColorOS, sehingga transisinya diperkirakan akan lebih mulus dibandingkan perubahan yang dialami pengguna OnePlus.

OnePlus justru berada di posisi paling sensitif karena OxygenOS selama bertahun-tahun menjadi pembeda utama di luar spesifikasi perangkat. Banyak pengguna memilih OnePlus justru karena pengalaman Android yang dianggap lebih bersih dan ringkas.

Riwayat penyatuan yang sudah berjalan sejak lama

Langkah menuju platform bersama ini bukan kabar yang muncul tiba-tiba. Pada 2021, OnePlus dan Oppo sudah sepakat memakai basis kode software yang sama, dengan OxygenOS digabungkan secara teknis dengan ColorOS.

Saat itu, OnePlus juga mengonfirmasi bahwa OxygenOS akan berbagi codebase dengan ColorOS setelah merger penuh OnePlus dengan Oppo. Sejak fase tersebut berjalan, peran pengembangan ColorOS disebut makin besar meski nama OxygenOS masih dipertahankan di permukaan.

Arah bisnis yang ikut berubah

Laporan yang sama juga menyebut perubahan strategi yang lebih luas di dalam grup Oppo. OnePlus disebut akan lebih fokus ke India dan China, sementara Realme justru mundur dari pasar China untuk memusatkan perhatian pada pasar luar negeri.

Penyatuan software ini membuat efisiensi pengembangan menjadi salah satu keuntungan yang paling mungkin diraih. Dengan satu platform utama, pembaruan, pemeliharaan fitur, dan konsistensi ekosistem bisa dikelola lebih mudah di banyak perangkat sekaligus.

Meski begitu, belum ada kepastian resmi dari OnePlus, Realme, maupun Oppo soal kapan perubahan ini akan berlaku. Laporan yang beredar juga belum menjelaskan apakah penyatuan ke ColorOS akan diterapkan serentak di semua pasar atau dilakukan bertahap.

Selama belum ada pengumuman resmi, pengguna lama OnePlus dan Realme masih harus menunggu arah final dari perusahaan. Untuk saat ini, kabar yang paling kuat hanya menunjukkan bahwa ColorOS semakin dekat menjadi pusat dari seluruh strategi software Oppo, OnePlus, dan Realme.

Source: www.gizmochina.com
Terbaru