Prabowo Kumpulkan Laporan Haji di Hambalang, Agenda SDM dan Teknologi Ikut Dibahas

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas di Hambalang, Bogor, pada Rabu, 17 Juni 2026, dengan agenda yang tidak hanya menyentuh pelaksanaan haji. Di hari yang sama, ia juga menerima pembaruan soal penguatan sumber daya manusia, pendidikan, teknologi, dan kerja sama di sektor mineral kritis.

Fokus paling menonjol tetap tertuju pada laporan pelaksanaan haji 2026 atau 1447 Hijriah. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut Prabowo ingin mendengar langsung evaluasi dari Kementerian Haji dan Umrah, Komisi VIII DPR, serta Tim Pengawas Haji DPR.

Laporan haji jadi perhatian utama

Di Hambalang, Prabowo dijadwalkan menerima laporan dari Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf dan wakilnya, Dahnil Anzar Simanjuntak. Berdasarkan pantauan Tempo, Irfan tiba sekitar pukul 14.27 WIB, disusul Dahnil sesaat kemudian.

Irfan hanya menyebut rapat itu akan membahas persoalan haji dan meminta publik menunggu hasil pertemuan. Dahnil kemudian mengatakan bahwa dirinya akan menyampaikan laporan pelaksanaan haji 2026 kepada Presiden.

Menurut Dahnil, Presiden memberi perhatian besar pada pelayanan haji dan ingin mendengar langsung perbaikan yang dilakukan selama ini. Dari pertemuan itu, pihaknya membawa laporan berisi 20 poin perbaikan yang akan dijalankan kementerian.

Salah satu poin yang dikonfirmasi Dahnil berkaitan dengan kesehatan jemaah haji. Ia belum membeberkan isi 20 poin itu satu per satu kepada awak media, tetapi menegaskan bahwa perhatian Presiden juga terkait upaya memastikan ibadah berjalan lebih baik bagi umat Islam.

Agenda rutin dengan para menteri

Selain laporan haji, Prabowo juga menggelar agenda rutin harian bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih. Prasetyo menyebut agenda itu menjadi bagian dari pembaruan langsung yang ingin diterima Presiden pada hari yang sama.

Salah satu menteri yang dipanggil adalah Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto. Pertemuan itu berkaitan dengan pengawakan sumber daya manusia yang sedang berjalan melalui pendidikan dan pelatihan.

Prabowo juga disebut akan meminta pembaruan mengenai sejumlah kerja sama di bidang teknologi dan mineral kritis atau logam tanah jarang. Menurut Prasetyo, hal itu masuk dalam daftar agenda yang ingin ia ketahui langsung pada hari itu.

Koordinasi lintas bidang di Hambalang

Kehadiran para pejabat di Hambalang menunjukkan agenda Presiden hari itu tidak berhenti pada satu isu. Pembahasan haji berjalan beriringan dengan koordinasi lintas bidang yang dibutuhkan untuk menjaga jalannya program pemerintah.

Prasetyo menyampaikan bahwa rapat mencakup permintaan laporan dari berbagai pihak, termasuk kementerian dan unsur pengawas di DPR. Di sisi lain, pembaruan soal pendidikan, teknologi, dan pengembangan sumber daya manusia juga masuk dalam perhatian Presiden di lokasi yang sama.

Source: nasional.tempo.co

Terkait