Power Bank MagSafe Casely Sudah Ditarik, 28 Insiden Baru dan Satu Korban Tewas Terungkap

Produk power bank MagSafe Casely model E33A kembali menjadi sorotan setelah otoritas keselamatan produk Amerika Serikat mengeluarkan peringatan ulang. Padahal, perangkat ini sudah ditarik dari peredaran, tetapi laporan baru tetap terus masuk dan memunculkan kekhawatiran soal efektivitas recall.

Komisi Keamanan Produk Konsumen AS atau US CPSC menyebut power bank tersebut masih dikaitkan dengan insiden panas berlebih, kebakaran, dan ledakan. Dalam pembaruan terbarunya, otoritas itu juga mengungkap adanya satu korban meninggal yang berkaitan dengan luka bakar dari charger bermasalah tersebut.

Recall yang belum benar-benar menghentikan masalah

Casely bersama US CPSC menarik model E33A pada April 2025. Produk yang terdampak adalah power bank MagSafe berkapasitas 5.000mAh, yang digunakan sebagai pengisi daya nirkabel untuk perangkat tertentu.

Saat penarikan pertama diumumkan, sudah ada enam laporan terkonfirmasi terkait luka bakar ringan. Cedera itu muncul setelah perangkat mengalami panas berlebih atau terbakar saat digunakan.

Namun, kondisi di lapangan ternyata tidak membaik setelah recall diumumkan. US CPSC kini menerima tambahan 28 laporan insiden baru yang masih berkaitan dengan overheat atau kebakaran pada unit yang terdampak.

Rangkaian laporan itu menunjukkan bahwa risiko dari perangkat ini tidak berhenti hanya karena penarikan produk sudah diumumkan. Masalahnya masih berlanjut, terutama jika konsumen belum mengetahui status recall atau tetap memakai unit yang bermasalah.

Korban jiwa menambah tingkat risiko

Hal yang paling mengkhawatirkan dalam pembaruan terbaru adalah adanya korban meninggal dunia. Laporan referensi menyebut kematian itu terkait insiden pada 2024 yang terjadi sebelum recall diumumkan.

Belum ada penjelasan rinci apakah kasus itu baru dilaporkan belakangan atau korban meninggal setelah mengalami luka bakar berat. Meski begitu, fakta tersebut memperlihatkan bahwa bahaya dari perangkat ini bisa berujung fatal, bukan sekadar kerusakan teknis biasa.

Risiko pada baterai lithium-ion memang dikenal serius. Pada perangkat isi ulang, kerusakan kecil atau panas berlebih dapat memicu kebakaran yang sulit dikendalikan setelah mulai terjadi.

Karena itu, recall biasanya dilakukan untuk mencegah pengguna terus terpapar potensi bahaya. Dalam kasus Casely, catatan insiden yang terus bertambah membuat langkah penarikan terlihat sebagai upaya penting, bukan sekadar formalitas.

Insiden baru masih terjadi setelah penarikan

US CPSC kembali bersuara karena insiden tak berhenti setelah produk ditarik. Artinya, masih ada unit yang beredar di tangan konsumen atau masih digunakan tanpa mengetahui adanya recall.

Salah satu insiden yang disorot terjadi pada Februari ketika charger Casely meledak saat digunakan di dalam pesawat. Dalam kejadian itu, korban dilaporkan mengalami luka bakar tingkat pertama.

Peristiwa di pesawat memperlihatkan bagaimana baterai bermasalah dapat menimbulkan risiko lebih besar di ruang tertutup atau area publik. Dalam kondisi seperti itu, dampaknya tidak hanya mengancam pengguna, tetapi juga orang lain di sekitarnya.

Detail produk yang terdampak

Perangkat yang dimaksud dalam peringatan ini adalah Casely Power Pod model E33A. Produk tersebut merupakan power bank nirkabel MagSafe dengan kapasitas 5.000mAh.

Bagi pemilik charger Casely, pengecekan model menjadi langkah paling penting agar tidak salah mengidentifikasi unit terdampak. Jika nomor model yang dimiliki adalah E33A, penggunaan harus dihentikan segera.

Berikut ringkasan spesifikasi yang disebut dalam laporan:

  1. Merek: Casely
  2. Model: E33A
  3. Jenis: Power bank MagSafe
  4. Kapasitas: 5.000mAh
  5. Risiko utama: overheat, terbakar, atau meledak

Langkah yang diminta kepada pengguna

Panduan dari sumber rujukan cukup tegas, yaitu menghentikan pemakaian perangkat secepat mungkin. Setelah itu, pengguna diminta memastikan apakah unit yang dimiliki benar-benar model E33A.

Jika sesuai, langkah berikutnya adalah mengikuti instruksi recall resmi dari Casely untuk penanganan lebih lanjut. Proses ini penting karena risiko pada baterai lithium-ion tidak bisa dianggap ringan saat sudah ada catatan insiden panas berlebih dan kebakaran.

Kasus Casely juga menunjukkan bahwa pengumuman penarikan produk tidak selalu langsung menjangkau semua pengguna. Selama perangkat bermasalah masih tersimpan, dipakai, atau dibawa bepergian, potensi cedera tetap terbuka.

US CPSC dan Casely pada dasarnya meminta publik tidak mengabaikan recall yang terkait baterai lithium-ion. Untuk model E33A, laporan luka bakar, kebakaran, ledakan, dan satu korban jiwa menegaskan bahwa ancaman dari power bank ini masih relevan meski penarikan sudah lama diumumkan.

Source: www.androidauthority.com

Baca Juga

Back to top button