Federal Reserve memperketat arah pengawasan stablecoin setelah mengusulkan aturan baru yang menuntut perusahaan kripto di Amerika Serikat memeriksa pelanggan lebih ketat dan mencegah pencucian uang. Proposal ini muncul ketika stablecoin sudah dilegalkan lewat GENIUS Act, sehingga fase berikutnya bergeser dari legalisasi ke pengawasan yang lebih detail.
Yang menarik, dukungan justru datang hampir penuh dari para gubernur The Fed, termasuk Jerome Powell yang disebut mendukung proposal tersebut. Di sisi lain, Kevin Warsh memilih abstain tanpa penjelasan publik, sementara The Fed belum memberi keterangan atas sikap itu.
Verifikasi identitas jadi syarat utama
Aturan yang diusulkan itu disusun bersama lembaga pemerintahan di bawah administrasi Trump, termasuk Treasury Department dan FDIC. Isinya menafsirkan cara menjalankan ketentuan GENIUS Act yang berkaitan dengan persyaratan identifikasi pelanggan.
Dalam proposal tersebut, digital asset service providers di AS yang bergerak dalam bisnis pertukaran, transfer, atau penyimpanan kripto akan diminta mengambil langkah pencegahan agar tidak memfasilitasi layanan stablecoin bagi entitas yang berpotensi kriminal. Perusahaan juga harus memverifikasi nama, tanggal lahir, dan alamat pelanggan, lalu mencocokkannya dengan daftar teroris dan kelompok yang dilarang dari pemerintah AS.
Warsh abstain, Barr tetap beri catatan
Pemungutan suara menunjukkan dukungan penuh dari para gubernur Fed atas proposal ini, dengan satu pengecualian penting: Kevin Warsh tidak ikut memilih. Fed tidak langsung menjelaskan alasan abstain tersebut, dan Warsh juga belum mengeluarkan pernyataan publik.
Di saat yang sama, Gubernur Fed Michael Barr tetap menyampaikan keberatan meski mendukung penerbitan proposal. Ia menyoroti bahwa kerangka GENIUS Act belum cukup jauh untuk menangani risiko pendanaan ilegal melalui transaksi pasar sekunder dalam payment stablecoins.
Celah pasar sekunder masih dipersoalkan
Barr menegaskan dukungannya terhadap proposal itu, tetapi ia tetap khawatir ada celah yang bisa dimanfaatkan untuk aktivitas illicit finance. Kritik ini menunjukkan bahwa meski dasar hukumnya sudah ada, perdebatan soal seberapa jauh pengawasan stablecoin harus diperluas masih jauh dari selesai.
Proposal tersebut juga menegaskan pengecualian untuk decentralized protocols, sebuah poin yang ikut memicu catatan Barr. Ketentuan itu memang sudah menjadi bagian dari GENIUS Act, namun di mata Barr masih menyisakan ruang risiko yang belum tertutup rapat.
Proposal kini masuk masa komentar publik selama 60 hari. Periode ini akan menjadi tahap penting untuk melihat respons industri, pengawas, dan publik terhadap aturan yang berpotensi membentuk cara stablecoin diawasi di Amerika Serikat.
