Portugal dinilai bisa tampil lebih seimbang jika Cristiano Ronaldo tidak dimainkan. Pandangan itu datang dari mantan bintang timnas Amerika Serikat yang menilai kedalaman skuad Portugal saat ini sudah cukup kuat untuk mengurangi ketergantungan pada sang kapten.
Penilaian tersebut menyoroti perubahan besar dalam cara Portugal membangun serangan. Roberto Martinez kini disebut tidak lagi harus memusatkan beban gol pada Ronaldo seperti di turnamen-turnamen sebelumnya, karena opsi di lini depan sudah jauh lebih banyak.
Serangan yang lebih menyebar
Portugal sekarang memiliki deretan pemain yang bisa mengubah arah pertandingan dari berbagai sisi. Bruno Fernandes, Bernardo Silva, dan Rafael Leao menjadi bagian penting dari kelompok yang memberi Martinez banyak pilihan di sektor serang.
Selain itu, Portugal masih punya Goncalo Ramos dan Pedro Neto. Dengan komposisi seperti ini, barisan depan mereka tetap hidup meski ikon berusia 41 tahun itu tidak turun ke lapangan.
Situasi ini juga mengubah cara tim lawan membaca permainan Portugal. Jika sebelumnya penyelesaian akhir sering tertuju pada Ronaldo, kini ancaman gol dinilai lebih tersebar dan lebih sulit ditebak.
Perubahan peran Ronaldo di tim nasional
Pandangan terhadap Ronaldo dalam tim nasional ikut bergeser karena struktur serangan Portugal tidak lagi bergantung pada satu nama. Hal ini membuat peran sang kapten lebih terbuka untuk disesuaikan dengan kebutuhan tim.
Dalam konteks Piala Dunia, perubahan itu menjadi penting karena Portugal dinilai sudah punya kedalaman skuad yang lebih sehat. Martinez pun berada dalam posisi yang harus menimbang antara pengalaman Ronaldo dan kebutuhan tim untuk bermain lebih seimbang.
Di usia 41 tahun, Ronaldo tetap menjadi figur besar dalam tim. Namun, dari sudut pandang yang muncul, Portugal justru bisa lebih efektif jika beban utama tidak seluruhnya disandarkan kepadanya.
Pertahanan yang ikut menguatkan
Perubahan gaya main Portugal tidak hanya datang dari lini depan. Di belakang, Ruben Dias menjadi jangkar bersama Nuno Mendes dan Joao Cancelo, yang membuat sektor pertahanan mereka terlihat sangat solid.
Fondasi itu memberi Portugal ruang untuk bermain lebih dinamis. Tim ini dinilai punya modal untuk menekan lebih tinggi, sebuah pendekatan yang dianggap tidak terlalu cocok dengan kondisi fisik Ronaldo saat ini.
Keseimbangan antara lini depan dan belakang membuat Portugal terlihat lebih komplet. Dari situ, keputusan soal peran Ronaldo menjadi salah satu faktor yang paling menentukan dalam perjalanan mereka di Piala Dunia.
Bagi Martinez, situasi ini menghadirkan dilema yang menarik. Portugal punya skuad yang dalam dan seimbang, tetapi cara memanfaatkan Ronaldo tetap bisa memengaruhi bagaimana tim itu tampil saat tekanan besar datang.
Source: www.goal.com






