Polres Empat Lawang memilih cara yang langsung menyentuh warga dalam penyaluran bantuan sembako di Desa Lubuk Tanjung, Kecamatan Muara Pinang. Petugas tidak menunggu penerima datang, melainkan mendatangi rumah-rumah warga, termasuk seorang lansia berusia 90 tahun, Sitimah.
Aksi sosial ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dan menyasar masyarakat lanjut usia serta warga kurang mampu. Langkah tersebut juga memperlihatkan pendekatan kepolisian yang lebih dekat dengan kebutuhan warga di wilayah pelosok desa.
Bantuan diantar sampai ke pintu rumah
Tim kepolisian dipimpin Aiptu Mardiyanto saat mendatangi kediaman warga bersama Bripda Rifaldo dan Brigadir Ramdani. Mereka membawa paket sembako untuk diserahkan langsung kepada warga yang membutuhkan.
Salah satu rumah yang dikunjungi adalah milik Sitimah, yang sudah berusia 90 tahun. Bantuan itu diberikan untuk membantu kebutuhan pokok sehari-hari dan meringankan beban warga lanjut usia.
Pola penyaluran seperti ini dipandang sebagai cara menjaga ketahanan sosial di tengah masyarakat. Polres Empat Lawang bersama Polsek Muara Pinang ingin memastikan bantuan benar-benar sampai kepada kelompok yang paling rentan.
Pendekatan humanis untuk warga rentan
Bantuan sembako ini tidak hanya dimaknai sebagai penyaluran bantuan biasa. Polres Empat Lawang menempatkannya sebagai bagian dari pendekatan humanis dalam mendukung stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi menegaskan bahwa jajaran kepolisian akan terus menjalankan kegiatan sosial yang memberi manfaat nyata. Ia menekankan bahwa kehadiran personel di lapangan harus membawa dampak langsung bagi masyarakat, terutama lansia dan kelompok rentan.
Abdul Aziz juga mengaitkan kegiatan ini dengan upaya percepatan penanganan kemiskinan ekstrem di daerah. Dengan begitu, kegiatan sosial tidak berdiri sendiri, tetapi ikut mendukung agenda pemerintah yang lebih luas.
Dorongan dari jajaran Polda Sumsel
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan bahwa seluruh jajaran di bawah instruksi Polda Sumsel wajib mendukung pembangunan nasional. Ia menekankan bahwa aksi yang menyentuh masyarakat bawah merupakan bagian penting dari tugas kepolisian.
Nandang juga mengatakan transformasi Polri yang inklusif diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik di Sumatera Selatan. Menurut dia, bakti sosial seperti ini menunjukkan bahwa Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan.
Ia menambahkan bahwa Polri juga berperan memperkuat ketahanan sosial masyarakat hingga ke pelosok desa. Karena itu, kegiatan di Lubuk Tanjung dipandang sebagai bentuk nyata kehadiran institusi negara di tengah warga.
Berlangsung tertib dan memberi ruang interaksi
Kegiatan bakti sosial tersebut dimulai sejak pukul 09.00 WIB dan berlangsung tertib serta kondusif. Penyaluran bantuan langsung ke rumah-rumah warga juga menciptakan interaksi yang lebih dekat antara petugas dan masyarakat setempat.
Pendekatan semacam ini dinilai penting karena mempererat hubungan emosional antara kepolisian dan warga desa. Di wilayah seperti Lubuk Tanjung, kehadiran aparat dalam kegiatan sosial memberi ruang bagi komunikasi yang lebih hangat dan langsung.
Bagi warga lanjut usia seperti Sitimah, bantuan sembako itu menjadi dukungan praktis untuk kebutuhan harian. Bagi Polres Empat Lawang, kegiatan ini menegaskan bahwa pelayanan kepolisian juga mencakup sisi kemanusiaan dan kepedulian sosial di lapangan.







