Laga pembuka Piala Dunia 2026 langsung memanas dan meninggalkan cerita yang tidak biasa. Pertandingan Meksiko kontra Afrika Selatan di Stadion Kota Meksiko berakhir 2-0 untuk tuan rumah bersama, tetapi sorotan terbesar justru datang dari tiga kartu merah.
Sejak awal, duel ini sudah berjalan keras dan penuh tensi. Julian Quinones membawa Meksiko unggul pada menit kedelapan, lalu Afrika Selatan makin tertekan setelah dua pemainnya harus meninggalkan lapangan lebih cepat.
Afrika Selatan kehilangan kendali
Kartu merah pertama diberikan kepada Sphephelo “Yaya” Sithole setelah ia menjegal Brian Gutierrez di tepi kotak penalti. Pelanggaran itu menghentikan peluang berbahaya yang sedang berkembang dan membuat Afrika Selatan langsung berada dalam posisi sulit.
Pengusiran kedua datang pada menit ke-84 lewat Themba Zwane. Ia terlibat perebutan bola dengan Roberto Alvarado di sisi kiri, lalu lengan kirinya mengenai wajah Alvarado hingga pemain Meksiko itu terjatuh sambil memegang kepala.
Wasit asal Brasil, Wilton Pereira Sampaio, sempat diminta meninjau ulang insiden tersebut melalui monitor VAR di pinggir lapangan. Keputusan itu memicu perdebatan karena terjadi pada fase akhir pertandingan saat tensi laga sedang tinggi.
Drama belum berhenti sampai tambahan waktu
Belum selesai dengan dua kartu merah untuk Afrika Selatan, laga ini kembali menghasilkan pengusiran pada masa tambahan. César Montes dari Meksiko mendapat kartu merah ketiga setelah keputusan wasit di waktu tambahan.
Situasi tersebut membuat Sampaio menjadi pusat perhatian pada laga pembuka turnamen. Tiga kartu merah dalam satu pertandingan membuat Piala Dunia 2026 langsung mencatat awal yang keras dan penuh insiden.
Bagi Afrika Selatan, hasil ini terasa semakin berat karena mereka harus menuntaskan laga dengan sembilan pemain. Kondisi itu membuat mereka kesulitan menahan Meksiko yang sudah lebih dulu unggul lewat gol cepat Quinones.
Awal turnamen yang langsung mengirim pesan keras
Partai pertama ini menunjukkan bahwa Piala Dunia 2026 tidak memberi ruang untuk start yang tenang. Selain gol cepat, keputusan-keputusan wasit ikut membentuk cerita utama pertandingan dan mengubah arah laga sejak dini.
Meksiko tetap menjaga keunggulan sampai akhir, sementara Afrika Selatan menanggung akibat terbesar dari duel fisik yang memanas sejak menit-menit awal. Dengan tiga kartu merah di laga perdana, turnamen ini langsung membuka panggung dengan tensi yang tinggi.
Source: bola.bisnis.com






