Euforia gelar juara Super League 2025/2026 milik Persib Bandung ikut terasa jauh dari Bandung. Di Sukabumi, kemenangan itu berubah menjadi aksi berbagi ketika seorang pedagang bubur ayam menggratiskan dagangannya untuk warga sebagai bentuk nazar.
Pedagang itu adalah Otang, 35, yang biasa mangkal di Jalan Proklamasi, Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu. Ia memilih merayakan hattrick juara Persib dengan cara sederhana, tetapi langsung dirasakan masyarakat di sekitar lapaknya.
Nazar yang dibayar dengan bubur gratis
Otang menyebut langkah tersebut sebagai wujud syukur atas keberhasilan Persib menorehkan gelar juara untuk ketiga kalinya secara beruntun. Ia memang sudah berniat menggratiskan bubur ayam jika tim kesayangannya kembali menjadi juara.
“Ini merupakan bentuk rasa syukur. Saya menggratiskan bubur ayam bagi masyarakat. Memang sudah saya niatkan kalau Persib juara,” ujarnya saat ditemui di sela melayani warga.
Baginya, kemenangan Persib tidak hanya layak dirayakan dengan sorak-sorai. Ia ingin kebahagiaan itu ikut dirasakan lewat makanan yang setiap hari ia jual kepada warga.
Otang juga menegaskan bahwa dirinya tidak terlalu memikirkan potensi pendapatan harian yang hilang. Menurut dia, rezeki sudah diatur sehingga yang paling penting adalah menjaga niat baik dan keberkahan.
“Pokoknya yang penting berkah. Rezeki mah sudah ada yang mengatur. Tak perlu khawatir,” katanya.
Dukungan dari rumah saat laga penentuan
Sebagai bobotoh, Otang hampir tidak pernah melewatkan pertandingan Persib melalui layar kaca. Ia sempat ingin menyaksikan langsung laga penentuan melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, tetapi kondisi tertentu membuatnya harus mendukung dari rumah.
Meski tidak berada di stadion, kegembiraan tetap terasa saat Persib memastikan diri sebagai juara. Momen itu lalu ia sambut dengan tindakan yang sederhana, namun memberi dampak nyata bagi warga di sekitar tempat jualannya.
Pilihan menggratiskan bubur ayam juga memperlihatkan bentuk dukungan yang lahir dari keseharian seorang penggemar sepak bola. Di Sukabumi, selebrasi juara Persib tidak berhenti pada simbol kebanggaan, tetapi menjelma menjadi aksi sosial kecil yang mudah ditemui masyarakat.
Pembeli sempat kaget
Aksi bubur gratis itu sempat mengejutkan pelanggan yang datang ke lapak Otang. Salah satunya Iqbal Salim, 47, warga setempat, yang awalnya hendak membayar sebelum akhirnya tahu bahwa dagangan tersebut memang dibagikan tanpa biaya.
“Saya tadi mau bayar tetapi ditolak. Katanya ini digratiskan karena bentuk rasa syukur atas gelar juara Persib,” kata Iqbal.
Ia menilai tindakan Otang sebagai bentuk kebaikan yang layak dihargai. Iqbal juga mendoakan agar pedagang itu bersama keluarganya mendapat kesehatan dan keberkahan.
Kisah ini menunjukkan bagaimana gelar juara Persib Bandung memunculkan kebahagiaan kolektif di Jawa Barat. Di Sukabumi, kemenangan tim biru itu tidak hanya dirayakan dengan kebanggaan, tetapi juga dengan berbagi bubur ayam gratis kepada warga yang datang.
Source: mediaindonesia.com






