Perez Tuduh Barcelona Curi Gelar La Liga, Madrid Diseret Lagi Ke Isu Negreira

Florentino Perez kembali menaikkan tensi rivalitas antara Real Madrid dan Barcelona setelah menyebut gelar La Liga musim ini “dicuri” dari Los Blancos. Presiden Madrid itu menilai timnya dirugikan oleh keputusan wasit, sementara Barcelona justru diuntungkan dalam perebutan gelar domestik.

Pernyataan itu muncul di tengah sorotan lama terhadap isu wasit dan kasus Negreira yang masih membayangi sepak bola Spanyol. Perez bahkan mengaitkan beberapa wasit yang menurutnya berasal dari era tersebut dan mempertanyakan mengapa mereka masih memimpin pertandingan.

Kritik keras ke wasit

Perez menilai kondisi itu tidak masuk akal karena pihak yang ia kaitkan dengan era Negreira masih aktif bertugas. Menurut dia, keputusan-keputusan sepanjang musim membuat Madrid kehilangan poin penting dalam perburuan gelar.

“Wasit sudah mencuri 18 poin dari kami musim ini di La Liga. Wasit yang sama dari era Negreira masih bekerja, mereka masih menjadi wasit, itu tidak masuk akal,” kata Perez.

Ucapan itu langsung memperkuat kembali polemik lama yang kerap melibatkan Madrid, Barcelona, dan otoritas sepak bola Spanyol. Sorotan terhadap wasit juga membuat perdebatan soal keadilan kompetisi kembali mengemuka di ruang publik.

Bandingkan La Liga dan Liga Champions

Selain menyinggung musim ini, Perez juga memakai perbandingan trofi untuk menekankan pandangannya. Ia mengaku hanya meraih tujuh gelar La Liga selama dua periode kepemimpinannya di Real Madrid, namun merasa jumlah itu seharusnya bisa jauh lebih besar.

Perez kemudian membandingkannya dengan raihan Madrid di Liga Champions. Dalam periode yang sama, klub ibu kota Spanyol itu sukses mengoleksi tujuh gelar Liga Champions, angka yang menurut Perez menunjukkan adanya perlakuan berbeda di kompetisi domestik.

“Saya hanya memenagkan tujuh gelar La Liga dengan Real Madrid? Saya harusnya bisa punya 14, mereka mencuri tujuh gelar dari saya,” ucap Perez.

Pernyataan tersebut memperlihatkan besarnya kekecewaan Perez terhadap hasil Liga Spanyol musim ini. Ia juga menyoroti peran pengadil pertandingan yang menurutnya ikut memengaruhi jalannya kompetisi.

Dampak ke rivalitas Madrid dan Barcelona

Tudingan Perez otomatis menambah panas hubungan kedua klub besar Spanyol itu. Barcelona berada di pusat sorotan karena disebut diuntungkan, sementara Madrid kembali membawa isu wasit ke panggung utama pembicaraan.

Polemik ini juga menempatkan otoritas sepak bola Spanyol dalam tekanan, karena tudingan yang dikaitkan dengan kasus Negreira belum sepenuhnya hilang dari perbincangan. Di tengah atmosfer seperti itu, komentar Perez berpotensi memperpanjang debat soal integritas kompetisi domestik.

Di sisi lain, pernyataan keras dari presiden Madrid menunjukkan bahwa rasa frustrasi klub terhadap hasil La Liga belum mereda. Dengan tudingan kehilangan 18 poin dan klaim gelar yang “dicuri”, Perez menempatkan isu wasit sebagai pusat kekecewaan Madrid atas musim yang mereka anggap tidak berjalan adil.

Source: www.medcom.id
Terkait