Jatim Perketat Pengawasan BBM lewat XStar, Penyaluran Subsidi Didorong Tepat Sasaran

Author: Cung Media

Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperkuat pengawasan distribusi bahan bakar minyak melalui optimalisasi Aplikasi XStar. Sistem digital ini didorong untuk membuat penyaluran BBM bersubsidi dan nonsubsidi lebih transparan, akurat, serta tepat sasaran.

Penguatan pengawasan tersebut melibatkan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Jawa Timur, BPH Migas, dan PT Pertamina Patra Niaga. Kolaborasi ini diarahkan untuk menata proses distribusi energi agar lebih tertib di seluruh wilayah Jawa Timur.

Pengawasan Digital untuk Distribusi BBM

Aplikasi XStar diposisikan sebagai instrumen kontrol digital dalam pengawasan penyaluran BBM. Sistem ini dirancang untuk memperkuat pelaporan, meningkatkan akurasi data, dan memudahkan koordinasi antara pemerintah, BPH Migas, Pertamina, serta badan usaha penyalur.

Dengan mekanisme pelaporan yang lebih terintegrasi, proses pemantauan distribusi diharapkan dapat berlangsung lebih cepat. Pengendalian penyaluran BBM juga ditargetkan menjadi lebih akuntabel, terutama untuk memastikan distribusi berjalan sesuai ketentuan.

Optimalisasi sistem tersebut dibahas dalam Sosialisasi Konservasi Energi dan Optimalisasi Aplikasi XStar di Ruang Rapat Arjuno, BAKORWIL III Malang, Kamis (16/7/2026). Kegiatan itu mempertemukan pihak-pihak yang terlibat langsung dalam pengelolaan dan distribusi BBM di daerah.

Instansi Peran dalam Kegiatan Fokus Pengawasan
Dinas ESDM Jawa Timur Menginisiasi sosialisasi konservasi energi dan optimalisasi XStar Pengelolaan energi daerah
BPH Migas Menjelaskan fungsi XStar sebagai instrumen pengawasan digital Pelaporan dan koordinasi distribusi
PT Pertamina Patra Niaga Memaparkan penerapan XStar dalam operasional distribusi Monitoring dan pengendalian penyaluran BBM

Koordinasi Diperkuat di Tingkat Daerah

Peserta sosialisasi berasal dari 33 kabupaten dan kota di Jawa Timur. Kegiatan itu juga dihadiri DPD V Hiswana Migas Jawa Timur, Ketua DPC Hiswana Migas Malang, serta perwakilan dinas terkait.

Kehadiran unsur pemerintah, regulator, penyalur, dan pelaku usaha memperlihatkan dorongan bersama terhadap transformasi digital di sektor hilir migas. Pengawasan distribusi tidak hanya mengandalkan proses administrasi, tetapi juga ketepatan data dan koordinasi antarlembaga.

Liza Oktina Barasa selaku Analis Kebijakan Ahli Muda Subpokja Pengaturan Pendistribusian Bahan Bakar Minyak Direktorat BBM BPH Migas menjelaskan XStar menjadi perangkat penting dalam pengawasan digital. Optimalisasi aplikasi tersebut disebut dapat meningkatkan transparansi sekaligus mempermudah koordinasi antarinstansi.

Efisiensi Energi Menjadi Perhatian

Plt. Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur, Dr. MHD. Aftabuddin Rijaluzzaman, menekankan pentingnya efisiensi energi sebagai bagian dari ketahanan energi nasional. Ia juga menyoroti perlunya penguatan sinergi antarpemangku kepentingan dalam pengawasan energi di daerah.

Konservasi energi menjadi bagian dari pembahasan karena pengelolaan energi yang tertib membutuhkan pengawasan distribusi yang rapi. Dalam konteks ini, pemanfaatan sistem digital dipandang dapat membantu penyelarasan pelaporan dan pengendalian penyaluran.

PT Pertamina Patra Niaga menyoroti penggunaan XStar dalam proses monitoring, pelaporan, dan pengendalian distribusi BBM. Digitalisasi tersebut diharapkan membantu proses penyaluran energi berlangsung lebih cepat dan lebih mudah dipantau.

Bagi Pemerintah Provinsi Jawa Timur, penggunaan XStar berkaitan langsung dengan upaya memastikan BBM bersubsidi maupun nonsubsidi disalurkan sesuai ketentuan. Pengawasan yang lebih terdigitalisasi diharapkan turut mendukung pelayanan energi yang lebih baik bagi masyarakat.

Source: javasatu.com
Terbaru