Perayaan Hari Jadi Kota Cirebon ke-599 tidak hanya menjadi seremoni tahunan. Momentum ini juga memunculkan kembali perhatian pada peran Cirebon sebagai kota bersejarah yang punya posisi penting dalam kebudayaan Nusantara.
Hal itu disampaikan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Daddy Rohanady, yang hadir dalam rapat paripurna peringatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Cirebon bukan sekadar kota tua, melainkan wilayah dengan jejak peradaban yang masih hidup hingga sekarang.
Empat kesultanan jadi penanda sejarah yang masih bertahan
Daddy menyoroti keberadaan empat kesultanan yang masih eksis di Cirebon sampai saat ini. Menurut dia, fakta itu menjadi bukti otentik bahwa kota ini menyimpan warisan peradaban luhur yang layak terus dirawat.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Wali Kota, Wakil Wali Kota, DPRD, dan seluruh masyarakat Kota Cirebon. Usia kota yang sudah sangat matang, menurut dia, memperlihatkan besarnya peran Cirebon dalam sejarah panjang Jawa Barat.
Revitalisasi dan penataan kawasan bersejarah sudah berjalan
Daddy membeberkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menunjukkan komitmen konkret untuk mempercantik kawasan bersejarah di Cirebon. Ia menyebut revitalisasi Alun-Alun Kasepuhan, penataan Alun-Alun Masjid Agung At-Taqwa, dan renovasi Gedung Negara Cirebon sebagai contoh yang sudah terealisasi.
Langkah-langkah itu disebut sebagai bukti nyata perhatian Pemprov Jabar dalam mendukung pelestarian warisan budaya di Cirebon. Ia juga menyampaikan bahwa Gubernur Jawa Barat telah menegaskan komitmen untuk menata berbagai peninggalan sejarah yang menjadi identitas kota tersebut.
“Manunggal Winangun Caruban” dipandang sebagai ajakan bergerak bersama
Daddy turut menyoroti tema Hari Jadi Kota Cirebon tahun ini, “Manunggal Winangun Caruban”. Ia menilai tema itu bukan sekadar slogan, melainkan dorongan agar semua pihak bergerak bersama membangun kota.
Menurut dia, pembangunan Cirebon tidak bisa dibebankan kepada satu pihak saja. Pemerintah daerah, DPRD, masyarakat, dan pemerintah pusat harus berada dalam satu frekuensi agar kesejahteraan warga lebih mudah diwujudkan.
Ia menambahkan bahwa semangat kebersamaan menjadi kunci agar pembangunan tidak berjalan parsial. Dengan kerja kolektif, arah pembangunan Cirebon dinilai bisa lebih kuat dan terukur.
Harapan agar sejarah dan ekonomi tumbuh seimbang
Menutup pernyataannya, Daddy berharap momentum Hari Jadi Kota Cirebon ke-599 dapat memantik semangat kebersamaan yang lebih besar. Ia optimistis Cirebon bisa tumbuh menjadi kota yang makin maju dan kompetitif.
Optimisme itu bertumpu pada kekayaan sejarah dan potensi ekonomi yang dimiliki Cirebon. Di saat yang sama, identitas budaya dinilai tetap harus dijaga agar perkembangan kota tidak kehilangan akar sejarahnya.
