Pembiayaan emas menjadi motor pertumbuhan paling tajam di portofolio konsumer Bank Mega Syariah pada paruh pertama 2026. Nilainya mencapai Rp42,6 miliar pada Juni 2026, melonjak hingga 1.715% dibandingkan posisi akhir 2025.
Lonjakan ini menonjol di tengah total pembiayaan konsumer Bank Mega Syariah yang telah menembus Rp601 miliar. Portofolio konsumer tersebut tumbuh 17,7% secara tahunan atau year on year hingga Juni 2026.
Emas tumbuh jauh lebih cepat
Perkembangan pembiayaan emas melampaui laju pertumbuhan keseluruhan segmen konsumer. Dalam periode Desember 2025 sampai Juni 2026, pembiayaan logam mulia melalui produk ini tercatat mencapai 22,3 kilogram.
| Indikator | Posisi Juni 2026 | Perubahan/Periode |
|---|---|---|
| Pembiayaan konsumer | Rp601 miliar | Naik 17,7% YoY |
| Pembiayaan emas | Rp42,6 miliar | Naik hingga 1.715% dari akhir 2025 |
| Logam mulia dibiayai | 22,3 kilogram | Desember 2025–Juni 2026 |
Bank Mega Syariah menilai pertumbuhan tersebut mencerminkan penerimaan masyarakat terhadap produk pembiayaan yang ditawarkan. Segmen konsumer pun menjadi salah satu area yang terus diperkuat oleh perseroan.
Digital Business & Product Management Division Head Bank Mega Syariah, Benadicto Alvonzo Ferary, mengatakan pertumbuhan hingga Juni menjadi sinyal positif bagi pengembangan produk. “Segmen konsumer menjadi salah satu area yang terus kami perkuat. Pertumbuhan portofolio hingga Juni 2026 menunjukkan bahwa produk pembiayaan Bank Mega Syariah semakin diterima masyarakat,” katanya dalam keterangan pada Senin, 20 Juli 2026.
Tiga produk jadi fokus hingga akhir 2026
Bank Mega Syariah akan melanjutkan penguatan produk yang permintaannya terus berkembang hingga akhir 2026. Selain pembiayaan emas, fokus penyaluran mencakup pembiayaan tanpa agunan dan pembiayaan haji khusus.
Strategi ini diarahkan untuk memperbesar portofolio konsumer setelah pertumbuhan pada semester pertama. Perseroan juga menyiapkan optimalisasi produk unggulan agar pengembangan pembiayaan tetap berjalan pada sisa tahun ini.
Kanal digital akan dioptimalkan untuk mendukung proses layanan pembiayaan yang lebih mudah, cepat, dan sesuai kebutuhan nasabah. Bank juga berencana memperluas akuisisi melalui komunitas dan ekosistem, sembari memperkuat sinergi dengan jaringan cabang.
Menurut Benadicto, penguatan tersebut mencakup peningkatan kualitas proses akuisisi. “Kami juga akan memperkuat sinergi dengan jaringan cabang, meningkatkan kualitas proses akuisisi, serta mengoptimalkan kanal digital agar layanan pembiayaan semakin mudah, cepat, dan sesuai kebutuhan nasabah,” tuturnya.
Pertumbuhan disertai pengawasan kualitas
Ekspansi pembiayaan konsumer tidak hanya diarahkan pada penambahan nilai portofolio. Bank Mega Syariah menyatakan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam setiap penyaluran pembiayaan.
Perseroan terus memperkuat pemantauan portofolio dan pengelolaan kualitas pembiayaan. Strategi collection juga menjadi perhatian agar pertumbuhan pembiayaan emas dan segmen konsumer lain dapat berlangsung sehat serta berkelanjutan.
Pengawasan yang lebih disiplin akan dijalankan beriringan dengan perbaikan proses dan peningkatan kualitas layanan nasabah. Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya Bank Mega Syariah menjaga kualitas portofolio saat mendorong pertumbuhan bisnis konsumer.
