Panic attack bisa datang tanpa pemicu yang jelas, bahkan saat seseorang sedang beristirahat, ingin tidur, atau merasa aman. Karena muncul mendadak, serangan ini sering dianggap sekadar rasa tidak nyaman biasa, padahal gejalanya dapat berkembang cepat dan mengganggu aktivitas.
Kondisi ini juga kerap disalahpahami sebagai gangguan klinis tertentu, padahal panic attack tidak otomatis berarti seseorang mengalami diagnosis khusus. Dalam banyak kasus, serangan ini justru menjadi kumpulan gejala yang bisa muncul bersama gangguan psikologis lain dan perlu dinilai lebih tepat oleh tenaga profesional.
Tanda fisik yang sering muncul
Menurut DSM-5, panic attack biasanya disertai sekurang-kurangnya empat gejala fisik, emosional, dan mental. Pada sisi fisik, keluhan yang sering muncul meliputi nyeri, keringat berlebihan, sensasi panas, pusing mendadak, mati rasa, jantung berdebar cepat, sakit perut, mual, rasa tercekik, gemetar, hingga pingsan.
Gejala-gejala ini sering membuat orang mengira ada masalah medis darurat pada tubuhnya. Padahal, pada panic attack, rasa takut dan cemas dapat memunculkan reaksi fisik yang terasa sangat nyata dan datang dalam waktu singkat.
Panik juga menyerang pikiran
Selain gejala tubuh, panic attack sering disertai rasa takut yang sulit dikendalikan. Pikiran negatif dapat muncul cepat dan terasa menekan, sehingga orang yang mengalaminya kesulitan menenangkan diri saat episode sedang berlangsung.
Kondisi ini membuat panic attack tampak seperti gabungan antara serangan emosi dan respons tubuh. Karena itu, keluhan yang muncul tidak selalu berhenti pada rasa cemas, tetapi juga memengaruhi cara tubuh bereaksi terhadap situasi di sekitarnya.
Bisa muncul dengan atau tanpa pemicu
Ada situasi tertentu yang diketahui dapat memicu panic attack. Ruang tertutup dan sempit, termasuk lift, serta momen menjelang pesawat lepas landas, dapat membuat rasa tidak nyaman dan takut meningkat secara tiba-tiba.
Namun panic attack juga bisa datang tanpa pemicu yang jelas. Seseorang dapat sedang menikmati me time, lalu tiba-tiba merasa cemas, tidak nyaman, dan ketakutan tanpa mengetahui alasan pastinya.
Penyebabnya belum tunggal
Berbagai penelitian belum menemukan satu penyebab pasti panic attack. Sejumlah studi mengaitkannya dengan faktor biologis dalam keluarga, sehingga risiko bisa lebih tinggi pada anak atau saudara dari orang yang pernah mengalaminya.
Faktor lingkungan juga ikut diperhitungkan dalam kemunculannya. Paparan informasi yang menakutkan secara terus-menerus dapat memicu kecemasan, lalu berkembang menjadi rasa panik yang muncul mendadak.
Penelitian psikologi cenderung melihat panic attack sebagai hasil kombinasi beberapa faktor. Artinya, kondisi ini biasanya tidak berdiri sendiri dan dapat dipengaruhi gabungan aspek biologis, psikologis, dan lingkungan.
Langkah awal saat serangan datang
Teknik grounding dapat membantu ketika panic attack muncul tiba-tiba. Cara ini bisa dilakukan dengan keluar ruangan atau berjalan sebentar di luar bila memungkinkan, lalu mengalihkan perhatian ke benda, aroma, suara, dan sentuhan di sekitar.
Langkah sederhana seperti menyebutkan lima benda yang terlihat, dua aroma yang tercium, dua suara yang terdengar, atau benda yang bisa disentuh dapat membantu tubuh dan pikiran kembali terhubung dengan kondisi sekitar. Fokus seperti ini memberi jeda saat rasa panik mulai mendominasi.
Jika panic attack terus mengganggu, konsultasi dengan psikolog menjadi langkah yang disarankan. Bantuan profesional dapat membantu memahami gejala dengan lebih tepat dan mencari cara agar aktivitas harian tetap berjalan lebih tenang dan produktif.
Jangan langsung menebak sendiri
Gejala yang mirip panic attack tidak sebaiknya langsung didiagnosis sendiri lewat internet. Informasi yang ditemukan di web tidak selalu cukup untuk menjelaskan kondisi yang sedang dialami, apalagi bila keluhan muncul berulang atau semakin mengganggu.
Pemeriksaan dan diskusi dengan profesional dapat memberi gambaran yang lebih jelas. Langkah ini penting agar penanganan tidak salah arah dan gejala yang muncul bisa dipahami sesuai konteksnya.
Source: www.beautynesia.id






