Pacquiao Justru Pilih Inoue Sebagai Petinju Terbaik Saat Ini, Bukan Usyk

Manny Pacquiao membuat pilihan yang tidak banyak diduga saat membahas petinju aktif terbaik saat ini. Nama yang ia angkat bukan Oleksandr Usyk atau Daniel Dubois, melainkan Naoya Inoue.

Sebagai legenda dengan delapan gelar juara dunia di kelas berbeda, Pacquiao menilai petinju asal Jepang itu punya kualitas yang membuatnya menonjol. Pujian itu juga memperlihatkan seberapa besar pengaruh Inoue di mata salah satu nama paling dihormati dalam sejarah tinju.

Pacquiao Sorot Kecepatan dan Footwork Inoue

Kepada Boxing News, Pacquiao mengatakan bahwa ia menikmati pertandingan-pertandingan Inoue. “Saya suka menonton Inoue, petinju Jepang itu,” kata Pacquiao dikutip dari Boxing News.

Pacquiao menilai dua hal utama yang membuat Inoue sangat berbahaya adalah kecepatan dan footwork. Ia bahkan mengungkap bahwa Inoue pernah bertanya kepadanya soal hal paling penting dalam latihan sebelum menjadi juara.

“Dia sangat cepat dan memiliki footwork yang bagus. Bahkan sebelum menjadi juara, dia pernah bertanya kepada saya apa yang paling penting dalam latihan. Saya bilang, footwork,” ujar Pacquiao.

Menurut Pacquiao, kaki yang bekerja dengan baik membantu petinju mengontrol lawan dan melancarkan kombinasi pukulan tanpa kehilangan keseimbangan. Bagi mantan juara dunia itu, aspek tersebut adalah fondasi penting dalam ring.

Rekor Sempurna The Monster

Penilaian Pacquiao sejalan dengan catatan Inoue yang sejauh ini masih sempurna di level profesional. Petinju berusia 33 tahun itu mencatat 33 kemenangan, dengan rincian 27 KO dan enam kemenangan angka mutlak.

Julukan “The Monster” semakin melekat setelah Inoue menyatukan seluruh sabuk kelas super bantam pada 2023. Momen itu ia dapatkan usai mengalahkan Marlon Tapales lewat KO pada ronde ke-10.

Sejak saat itu, Inoue terus mempertahankan gelarnya dan sudah tujuh kali menjaga sabuk juara dunia. Terbaru, ia mengalahkan Junto Nakatani lewat kemenangan angka mutlak di Tokyo pada Mei lalu.

PetinjuStatusCatatan Utama
Naoya InoueJuara dunia tak terbantahkan kelas super bantam33 kemenangan, 27 KO, 6 kemenangan angka mutlak
Manny PacquiaoLegenda tinju dunia62 kemenangan, 8 kekalahan, 2 imbang; juara dunia di 8 kelas berbeda

Pacquiao Masih Jadi Tolok Ukur

Walau kini lebih banyak berkecimpung di dunia politik, Pacquiao masih sesekali kembali naik ring. Pertarungan profesional terakhirnya terjadi pada Juli 2025 saat menghadapi juara dunia kelas welter WBC, Mario Barrios.

Dalam duel itu, Pacquiao yang berusia 46 tahun memberi perlawanan sengit kepada Barrios yang 15 tahun lebih muda. Pertandingan tersebut berakhir imbang, sementara Barrios tetap mempertahankan sabuk juara dunia WBC.

Dengan rekam jejak seperti itu, Pacquiao tetap punya bobot besar saat berbicara soal kualitas petinju aktif. Namun untuk pilihan terbaik saat ini, pandangannya mengarah ke Inoue, bukan Usyk maupun Dubois.

Source: www.viva.co.id
Terkait