OWC menambah satu opsi baru di pasar kartu memori cepat dengan pendekatan yang cukup berbeda: kecepatan kelas profesional, tetapi tanpa masuk ke level harga tertinggi. Atlas Core hadir saat harga kartu memori masih terdampak kelangkaan global NAND flash, sehingga ruang untuk produk yang lebih terjangkau terasa semakin besar.
Kartu ini langsung diposisikan untuk pengguna yang butuh performa serius, namun tidak selalu memerlukan model tercepat di kelasnya. Di tengah pasar yang ramai dengan pilihan mahal, OWC mencoba menawarkan titik tengah yang lebih masuk akal bagi banyak creator.
Spesifikasi dan harga Atlas Core
Atlas Core tersedia dalam satu kapasitas, yaitu 256GB, dengan harga $279.99. Di pasar memang ada kartu CFexpress Type B 256GB yang lebih murah, tetapi OWC menyebut opsi tersebut lebih lambat daripada Atlas Core.
Daya tarik utamanya datang dari dukungan CFexpress 4.0. OWC mengklaim kartu ini mampu mencapai kecepatan baca maksimum 3571MB/s dan kecepatan tulis maksimum 2227MB/s.
Kartu ini juga memiliki sustained write rate 368MB/s. Angka tersebut belum yang tertinggi di kelasnya, tetapi sudah melampaui sertifikasi VPG200.
Untuk workflow video yang berat, sertifikasi itu penting karena Atlas Core dapat dipakai untuk perekaman 4K RAW dan 8K compressed recording. Artinya, kartu ini tidak hanya mengejar angka di atas kertas, tetapi juga kebutuhan kerja yang cukup menuntut di lapangan.
Siapa yang paling diincar OWC
OWC menargetkan Atlas Core untuk fotografer profesional, fotografer hobi, videografer, dan pembuat konten. Sasaran itu sejalan dengan karakter produk yang menawarkan performa tinggi tanpa memaksa pengguna membayar untuk kecepatan yang belum tentu terpakai penuh.
Kartu ini juga disebut kompatibel dengan kamera mirrorless Canon EOS R, Fujifilm GFX, Nikon Z, dan Panasonic S. OWC turut menyebut dukungan untuk DSLR Nikon seperti D5, D500, dan D850 yang awalnya dirancang untuk XQD.
Kompatibilitas tersebut membuat Atlas Core relevan bukan hanya untuk kamera terbaru. Pengguna perangkat yang lebih lama masih bisa memanfaatkannya selama format yang dipakai sesuai dengan dukungan kamera masing-masing.
Fitur pendukung untuk pemakaian harian
Setiap kartu Atlas Core mendapat garansi tiga tahun. OWC juga menyertakan software Free Innergize untuk memantau kesehatan kartu secara bawaan.
Lewat Innergize, pengguna bisa memeriksa kondisi kartu, memulihkan performa, dan menjalankan pembaruan firmware. Fitur-fitur ini memberi nilai tambahan bagi pengguna yang sering memindahkan data besar dan ingin menjaga stabilitas kartu dalam jangka panjang.
OWC menegaskan bahwa Atlas Core dibuat untuk creator yang ingin rasa aman profesional tanpa harus membayar harga kartu kelas atas. Larry O’Connor, Founder and CEO Other World Computing, mengatakan bahwa sebagian besar fotografer dan creator tidak membutuhkan kartu termahal, melainkan kartu yang bisa dipercaya saat momen penting terjadi.
Pernyataan itu merangkum posisi Atlas Core di pasar saat ini. Kartu ini tidak mengejar gelar paling kencang, tetapi menawarkan kombinasi harga, kecepatan, dan fitur yang lebih masuk akal bagi banyak pengguna CFexpress Type B.







