Mitsubishi Outlander PHEV 2026 datang dengan satu angka yang langsung mencuri perhatian: 72 kilometer jarak tempuh listrik murni tanpa bahan bakar. Untuk SUV plug-in hybrid, capaian itu memberi ruang besar bagi pengguna yang ingin lebih hemat di perjalanan harian, tetapi tetap butuh mobil yang siap dipakai jauh.
Pembaruan ini membuat Outlander PHEV 2026 terasa lebih matang di atas kertas. Bukan hanya baterainya yang membesar, tetapi tenaga, sistem penggerak, dan kenyamanan kabin juga ikut disempurnakan agar mobil ini tetap relevan di segmen SUV elektrifikasi yang makin ramai.
Baterai Lebih Besar, Jarak EV Ikut Naik
Poin paling penting ada pada baterai lithium-ion berkapasitas 22,7 kWh, naik sekitar 13 persen dari model sebelumnya. Efeknya, jarak tempuh mode EV meningkat dari sekitar 61 kilometer menjadi 72 kilometer.
Jarak tersebut cukup untuk kebutuhan harian seperti berangkat kerja, antar jemput anak, dan mobilitas dalam kota. Dengan mode listrik murni yang lebih panjang, penggunaan BBM bisa ditekan dan emisi gas buang ikut berkurang.
Masih Fleksibel untuk Perjalanan Jauh
Keunggulan utama plug-in hybrid tetap menjadi alasan Outlander PHEV menarik. Saat baterai dan tangki bahan bakar sama-sama penuh, Mitsubishi menyebut mobil ini mampu menempuh sekitar 690 kilometer.
Artinya, pengemudi tidak harus bergantung pada titik pengisian daya. Ketika baterai menipis, mesin bensin akan bekerja otomatis sehingga perjalanan jarak jauh tetap bisa dilanjutkan tanpa kekhawatiran berlebihan.
Tenaga Naik, Traksi Tetap Dijaga
Sektor performa juga mendapat perhatian besar. Sistem plug-in hybrid terbaru menghasilkan tenaga gabungan sekitar 297 hp, dengan karakter responsif khas motor listrik sejak putaran awal.
Outlander PHEV tetap menggunakan dua motor listrik di roda depan dan belakang, lalu dipadukan dengan sistem Super All Wheel Control atau S-AWC. Pada model 2026, perangkat lunak pengendali motor listrik disempurnakan agar distribusi tenaga lebih presisi saat menikung, melewati jalan licin, atau melintasi permukaan yang tidak rata.
| Bagian | Data Utama | Dampak |
|---|---|---|
| Baterai | 22,7 kWh | Jarak EV lebih jauh |
| Jarak EV | 72 kilometer | Bisa dipakai untuk aktivitas harian tanpa BBM |
| Tenaga Gabungan | 297 hp | Akselerasi lebih responsif |
| Jarak Total | Sekitar 690 kilometer | Lebih fleksibel untuk perjalanan jauh |
Tampilan Lebih Modern, Kabin Makin Premium
Penyegaran eksterior terlihat dari grille Dynamic Shield terbaru dan lampu LED yang dibuat lebih tajam. Mitsubishi juga menyiapkan pelek baru berukuran 18 hingga 20 inci, tergantung varian, untuk memperkuat kesan tangguh sekaligus premium.
Di dalam kabin, suasana dibuat lebih mewah lewat material berkualitas tinggi dan tata letak yang lebih ergonomis. Mitsubishi turut meningkatkan peredaman kabin agar suara luar dan getaran mesin lebih minim, terutama saat mobil berjalan dengan tenaga listrik.
Layar 12,3 Inci dan Audio Kolaborasi dengan Yamaha
Seluruh varian Outlander PHEV 2026 dibekali layar infotainment 12,3 inci dengan antarmuka yang lebih modern. Sistem ini mendukung berbagai fitur konektivitas digital dan dipadukan dengan audio hasil kolaborasi Mitsubishi dan Yamaha.
Pada varian tertentu, tersedia konfigurasi audio premium dengan kualitas suara yang lebih jernih dan bertenaga. Mitsubishi juga meningkatkan teknologi pendinginan aktif baterai generasi terbaru agar suhu tetap stabil saat pengisian cepat maupun ketika mobil dipakai dalam kondisi ekstrem.
Pengisian Lebih Praktis, Kabin Tetap Tujuh Penumpang
Outlander PHEV 2026 mendukung pengisian daya di rumah dan fast charging DC pada varian tertentu. Dengan pengisian cepat yang kompatibel, baterai dapat terisi hingga sekitar 80 persen dalam waktu kurang dari 30 menit.
Meski baterainya lebih besar, konfigurasi kabin tetap sampai tujuh penumpang. Penempatan baterai di bawah lantai membantu menjaga ruang kabin dan bagasi tetap lega, sekaligus membuat distribusi bobot kendaraan lebih seimbang.
Dengan 72 kilometer tanpa BBM, tenaga gabungan 297 hp, sistem S-AWC yang disempurnakan, dan kabin yang tetap luas, Mitsubishi Outlander PHEV 2026 tampil sebagai opsi plug-in hybrid yang cukup lengkap. Mobil ini menawarkan efisiensi harian tanpa mengorbankan rasa aman saat harus menempuh perjalanan jauh.
