Oppo membawa Reno16 series ke pasar internasional dengan perubahan yang langsung terasa di Reno16 Pro. Varian global ini tampil lebih ringkas, tetapi tetap mempertahankan kamera utama 200MP, RAM 12GB sebagai standar, dan chipset Dimensity 8550 Super.
Yang membuatnya menarik, Reno16 Pro global tidak mengikuti bentuk versi China sepenuhnya. Ukuran bodinya kini 6,32 inci, jauh lebih kecil dibanding Reno16 Pro untuk pasar China yang memakai layar 6,78 inci.
Desain dibuat seragam, tetapi rasa pakainya berbeda
Di pasar global, Reno16 Pro berdampingan sangat dekat dengan Reno16 reguler. Keduanya memakai desain yang sama, sehingga pembeda utamanya justru lebih mudah ditemukan pada spesifikasi inti dan ukuran bodi.
Oppo menyebut desain itu sebagai 3D Pop Planet design. Perusahaan juga menggambarkannya sebagai teknologi HoloVerse 3D pertama di industri, dengan efek visual bertema nebula yang berubah mengikuti cahaya dan gerakan.
Modul kamera dibuat menyatu dengan panel belakang lewat lekukan yang landai. Pendekatan ini tidak hanya menonjolkan tampilan, tetapi juga ditujukan untuk membantu mengurangi penumpukan debu di sisi-sisi pulau kamera.
Di sisi kiri atas bodi ada tombol baru yang langsung mencuri perhatian, yaitu AI Snap Key. Secara bawaan, tombol ini menangkap apa yang sedang dilihat pengguna dan menyimpannya ke AI Mind Space.
Tombol tersebut juga bisa diatur ulang. Pengguna dapat mengubah fungsinya untuk membuka kamera, menyalakan senter, membisukan nada dering, atau menjalankan aplikasi lain.
Kamera dan layar tetap jadi daya tarik utama
Reno16 Pro membawa kamera utama 200MP dan chipset Dimensity 8550 Super. Sementara itu, Reno16 reguler memakai kamera utama 50MP dan Snapdragon 7 Gen 4, dengan opsi RAM 8GB atau 12GB, meski untuk pasar Uni Eropa hanya tersedia varian 8GB.
Di sektor layar, Reno16 Pro mendukung refresh rate hingga 144Hz. Reno16 reguler mentok di 120Hz, meski perbedaan ini disebut lebih terasa pada game yang memang sudah mendukung refresh rate tinggi.
Dengan komposisi itu, nilai jual Reno16 Pro terlihat lebih kuat pada kombinasi kamera, memori, dan chipset ketimbang hanya mengandalkan layar. Selisih refresh rate tetap ada, tetapi bukan aspek yang paling menonjol untuk penggunaan harian.
Untuk perangkat lunak, Reno16 Pro menjalankan ColorOS. Antarmuka ini dikenal halus dalam pemakaian, meski tetap membawa tampilan yang terinspirasi iOS.
Oppo juga menjanjikan performa yang tetap mulus hingga enam tahun pemakaian. Klaim ini menunjukkan fokus perusahaan pada pengalaman jangka panjang, bukan hanya spesifikasi saat peluncuran.
Varian, harga, dan isi kotak penjualan
Reno16 Pro tersedia dalam dua warna, yakni Pop White dan Starlight Black. Untuk konfigurasi memori, Oppo menyiapkan pilihan 12/256GB dan 12/512GB.
Harga awal perangkat ini dipasang di €900 dalam masa promo hingga 31 Juli. Setelah periode diskon berakhir, harga normalnya tercantum di €1,100.
Soal baterai, kapasitasnya belum disebut seragam untuk semua wilayah. Perangkat ini bisa membawa baterai hingga 6.700mAh, tetapi juga dapat dipasarkan dengan kapasitas lebih kecil di pasar tertentu.
Di dalam kotak penjualan, Oppo menyertakan paket yang tergolong lengkap. Pembeli akan mendapatkan ponsel, charger 80W, kabel USB-A ke USB-C, serta casing bening.
Kelengkapan isi kotak memberi nilai tambah di tengah tren industri yang makin sering mengurangi aksesori bawaan. Bagi calon pembeli, kombinasi isi paket yang lengkap, kamera 200MP, RAM 12GB standar, dan desain baru menjadi pembeda utama Reno16 Pro saat masuk pasar global.
Source: www.gsmarena.com






