OnePlus punya reputasi unik di pasar ponsel. Dukungan software resminya tidak selalu paling panjang, tetapi banyak pemilik justru merasa perangkat mereka tetap enak dipakai selama 3 sampai 5 tahun.
Alasannya bukan sekadar soal update Android. Kombinasi performa hardware, OxygenOS yang ringan, dan komunitas pengguna yang aktif membuat ponsel OnePlus sering terasa awet lebih lama dari angka di atas kertas.
Dukungan software memang bukan yang terpanjang
Untuk model flagship seperti OnePlus 15 dan OnePlus 13, perusahaan menjanjikan hingga empat tahun pembaruan sistem operasi dan enam tahun patch keamanan. Lini Nord yang lebih terjangkau biasanya mendapat tiga sampai empat tahun update.
Pada beberapa model Nord N kelas entry-level, jatah utamanya bahkan hanya satu pembaruan Android besar. Angka itu terlihat lebih pendek dibanding merek lain yang sudah menawarkan tujuh tahun update OS.
| Model/Lini | Pembaruan OS | Patch Keamanan |
|---|---|---|
| OnePlus 15 dan OnePlus 13 | Hingga 4 tahun | Hingga 6 tahun |
| Lini Nord | 3 sampai 4 tahun | Tidak disebutkan |
| Nord N kelas entry-level | 1 pembaruan Android besar | Tidak disebutkan |
Meski begitu, banyak pengguna menilai masa pakai nyata ponsel OnePlus bisa lebih panjang dari jadwal update resminya. Selama perangkat masih lancar menjalankan aplikasi, sebagian pengguna tidak merasa perlu buru-buru mengganti ponsel.
Performa jadi alasan utama ponsel terasa awet
Sejak awal, OnePlus dikenal menaruh perhatian besar pada performa. Flagship mereka biasanya memakai chip Qualcomm terbaru, RAM besar, dan penyimpanan UFS cepat agar pengalaman harian tetap responsif dalam jangka panjang.
OnePlus 15, misalnya, bisa dibekali hingga 16GB RAM LPDDR5X Ultra+ dan penyimpanan UFS 4.1. Kombinasi itu membantu aplikasi terbuka cepat dan multitasking tetap mulus, bahkan setelah dipakai bertahun-tahun.
Pengalaman pengguna juga memperkuat kesan tersebut. Ada pemilik yang mengaku OnePlus One berusia tiga tahun masih sangat responsif, sementara OnePlus 5 yang dipakai sejak 2017 terasa lebih kencang dibanding OnePlus Nord yang lebih baru karena posisinya sebagai perangkat mid-range.
OxygenOS ikut menjaga umur pakai
Selain hardware, OxygenOS menjadi faktor penting. OnePlus kini banyak menonjolkan performa dan animasi, termasuk lewat Trinity Engine yang dirancang untuk mengalokasikan sumber daya secara efisien.
Pendekatan itu membantu mempercepat peluncuran aplikasi dan memperbaiki manajemen memori. Hasilnya, ponsel tetap terasa ringan dipakai meski usianya sudah tidak muda lagi.
Di komunitas OnePlus, pola pemakaian jangka panjang juga terlihat jelas. Dalam polling di forum komunitas OnePlus, hampir 200 pengguna mengaku bertahan dengan ponsel mereka selama 3 sampai 5 tahun.
Masih bisa dipakai setelah update berhenti
Berhentinya update Android tidak otomatis membuat ponsel langsung tidak layak pakai. Biasanya butuh beberapa tahun lagi sampai aplikasi mulai meninggalkan dukungan, dan pada titik itu baterai perangkat sering sudah lebih dulu menurun.
Karena itu, umur pakai OnePlus tidak hanya ditentukan oleh patch dan versi Android terbaru. Daya tahan baterai, kesehatan komponen, dan performa sistem ikut menentukan apakah ponsel masih nyaman digunakan.
Baterai yang menurun memang bisa membuat performa terasa turun dan daya tahan makin pendek. Pengguna bisa mengecek kesehatan baterai dari menu Settings atau memakai aplikasi pihak ketiga untuk memantau kondisinya.
Komunitas kuat memberi umur kedua
OnePlus juga diuntungkan oleh komunitas penggemar yang aktif. Bagi pengguna yang ingin memaksimalkan umur perangkat lama, custom ROM masih menjadi opsi yang realistis.
Contohnya, OnePlus 5 yang terakhir mendapat OxygenOS dengan Android 10 masih bisa dipasang LineageOS 22 berbasis Android 15. Proses membuka bootloader dan memasang ROM kustom memang membawa risiko, tetapi untuk ponsel yang sudah berusia beberapa tahun, cara ini bisa memperpanjang masa pakai secara signifikan.
Dengan kombinasi hardware yang kencang, OxygenOS yang ringan, dan komunitas developer yang kuat, OnePlus punya reputasi sebagai merek yang awet dipakai. Bagi banyak pemilik, ponsel OnePlus bukan tipe perangkat yang terasa usang hanya karena update berhenti datang.
