Sand Raiders of Sophie Berat di PC? Setting Ini Bisa Jaga Visual Tetap Mulus

Author: Cung Media

Sand Raiders of Sophie hadir di PC dengan dunia gurun yang luas, eksplorasi imersif, dan pencahayaan dinamis yang menarik perhatian. Tapi tampilan modern itu juga membuat performanya bisa goyah di sejumlah sistem, terutama jika stuttering dan penurunan frame rate mulai muncul.

Kabar baiknya, visual yang tetap mulus tidak harus ditebus dengan penurunan kualitas grafis yang besar. Dengan pengaturan yang tepat, game ini masih bisa dijalankan nyaman baik di PC kelas atas maupun di perangkat yang hanya mendekati spesifikasi minimum.

Spesifikasi yang perlu diperhatikan

Game ini tergolong ringan dari sisi ukuran, karena hanya membutuhkan ruang penyimpanan 11GB. Namun, kebutuhan perangkat kerasnya tidak bisa dianggap enteng untuk sebuah game dengan kualitas visual seperti itu.

Untuk spesifikasi minimum, pengembang mencantumkan Intel Core i5 generasi ke-8 atau AMD Ryzen 5 seri 2000, RAM 16GB, serta GPU GTX 1650, Radeon RX 570, atau Intel Arc A380. Sistem juga meminta Windows 10 64-bit, DirectX 11, dan koneksi internet broadband.

Level CPU GPU RAM
Minimum Intel Core i5 gen ke-8 / AMD Ryzen 5 seri 2000 GTX 1650 / Radeon RX 570 / Intel Arc A380 16GB
Rekomendasi Intel Core i5 gen ke-13 / AMD Ryzen 5 seri 7000 RTX 3080 / Radeon RX 6800 XT 32GB

Di sisi rekomendasi, lonjakannya cukup besar. Pengembang menyebut Intel Core i5 generasi ke-13 atau AMD Ryzen 5 seri 7000, RAM 32GB, serta RTX 3080 atau Radeon RX 6800 XT dengan kebutuhan VRAM 10GB hingga 16GB, plus Windows 11 64-bit dan DirectX 11.

Target performa resmi memang tidak dijelaskan, tetapi susunan itu diperkirakan mengarah ke 1440p pada setelan High dengan 60 FPS stabil di banyak situasi. Dengan kata lain, game ini memang memberi ruang bagi visual tinggi, tetapi butuh mesin yang sepadan.

Setelan terbaik untuk PC kelas atas

Untuk PC yang sudah menyamai atau melampaui spek rekomendasi, setelan bawaan seharusnya sudah cukup lancar. Meski begitu, pengaturan yang lebih rapi masih bisa memberi kombinasi visual dan performa yang lebih efisien.

Menu display paling aman adalah monitor utama, mode Windowed Borderless, resolusi 2560 x 1440, V-Sync Off, dan frame rate limit 300 atau Unlimited. Anti-aliasing sebaiknya memakai upscaler DLSS, render resolution Native, dan field of view 110.

Di bagian kualitas grafis, Geometry, Texture, Materials, Shadow, Shadow Refresh Frequency, Contact Shadows, Sky, Volumetric Fog, SSAO, SSGI, dan Post Processing Quality disarankan di level High. Parallax Occlusion Mapping sebaiknya dimatikan, Render Distance dipasang 100, dan Motion Blur juga dimatikan.

Bloom, Grain, Chromatic Aberration, dan Vignette masih bisa dinyalakan dengan Color Filters pada Default. Konfigurasi ini disebut mampu menjaga frame rate konsisten di atas 120 FPS pada sistem dengan Ryzen 7 5700X atau yang lebih tinggi.

Jika GPU mulai kewalahan saat pertempuran besar atau area padat, upscaler menjadi opsi tercepat untuk mengangkat performa. Langkah itu disebut memberi dorongan instan dengan pengorbanan kualitas gambar yang relatif kecil.

Setelan terbaik untuk PC budget

Untuk PC yang berada di sekitar spesifikasi minimum, fokus utamanya adalah menjaga kestabilan frame rate. Pengorbanan visual memang lebih besar, tetapi hasilnya lebih aman untuk eksplorasi dan pertarungan yang tetap responsif.

Pengaturan display yang dianjurkan ialah monitor utama, Windowed Borderless, resolusi 1920 x 1080, V-Sync Off, dan frame rate limit 60 FPS. Anti-aliasing bisa memakai upscaler DLSS, FSR, atau XeSS, dengan render resolution Performance 0.50x atau Balanced 0.58x dan field of view 90.

Untuk kualitas grafis, hampir semua opsi utama sebaiknya diturunkan ke Low. Itu mencakup Geometry, Texture, Materials, Sky, Volumetric Fog, SSAO, SSGI, dan Post Processing Quality, sementara Render Distance disarankan di angka 60.

Beberapa fitur sebaiknya dimatikan sepenuhnya untuk mengurangi beban GPU. Daftar itu meliputi Parallax Occlusion Mapping, Shadow, Contact Shadows, Motion Blur, Bloom, Grain, Chromatic Aberration, dan Vignette, dengan Shadow Refresh Frequency di posisi Low.

Konfigurasi ini ditujukan untuk perangkat seperti GTX 1650 atau RX 570. Setelan tersebut juga dirancang untuk membantu mengurangi stuttering saat eksplorasi dan pertempuran, walau penurunan frame rate sesekali masih bisa muncul di pertemuan multipemain yang ramai atau saat pertarungan Trampler skala besar.

Status Early Access juga penting diperhatikan karena optimalisasi lanjutan masih diharapkan hadir lewat pembaruan berikutnya. Artinya, pengaturan grafis saat ini masih bisa berubah relevansinya seiring perkembangan game.

Source: tech.sportskeeda.com
Terbaru