OnePlus Pad 3 Pro datang dengan target yang tidak biasa untuk tablet premium. Alih-alih menonjolkan produktivitas dulu, perangkat ini langsung mengarah ke pengalaman gaming yang cepat, mulus, dan responsif.
Kombinasi Snapdragon 8 Elite Gen 5, layar 144Hz, dan bodi 5,94 mm membuat tablet ini terasa seperti paket performa tinggi yang disusun agar tetap ringkas. Di atas kertas, OnePlus ingin menunjukkan bahwa bodi tipis tidak harus berarti kompromi besar pada tenaga.
Performa jadi fokus utama
OnePlus membekali Pad 3 Pro dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, chipset yang disebut sebagai kasta tertinggi Qualcomm saat ini. Perusahaan mengklaim performa CPU meningkat 20 persen dan GPU 23 persen lebih cepat dibandingkan generasi standar sebelumnya.
Tak berhenti di situ, skor AnTuTu perangkat ini juga disebut melonjak hingga 52 persen lebih tinggi. Dengan kombinasi itu, tablet ini diposisikan untuk menjalankan game berat dengan pengaturan grafis tinggi tanpa terasa tertahan.
Game seperti Genshin Impact dan Honkai: Star Rail disebut bisa berjalan sangat mulus di perangkat ini. Arah produk seperti ini memperlihatkan bahwa OnePlus tidak sedang menjual tablet serba bisa semata, melainkan perangkat yang benar-benar membidik gamer mobile.
Layar besar, respons cepat
Di sektor layar, OnePlus Pad 3 Pro memakai panel LCD 13,2 inci dengan resolusi 3.392 x 2.400 piksel dan rasio 7:5. Untuk kebutuhan bermain, layar ini mendukung adaptive refresh rate hingga 144Hz.
OnePlus juga menyematkan touch sampling rate 540Hz agar sentuhan terasa lebih sigap saat dipakai bermain game kompetitif. Kecerahan puncak hingga 1.000 nits dan dukungan Dolby Vision ikut memperkuat pengalaman visual saat dipakai bermain atau menonton.
Layar besar memberi ruang lebih lega untuk antarmuka game, kontrol, dan detail visual. Hasilnya, tampilan terasa lebih nyaman dipantau dalam sesi penggunaan yang panjang.
Baterai besar tetap masuk ke bodi tipis
Meski mengusung spesifikasi tinggi, OnePlus tetap menanamkan baterai 13.380mAh di dalam bodi yang ketebalannya hanya 5,94 mm. Kombinasi ini menjadi salah satu poin paling menonjol karena jarang hadir bersama pada perangkat yang tipis.
Untuk penggunaan hiburan, OnePlus mengklaim baterai tersebut sanggup dipakai menonton hingga 25 episode dalam sekali pengisian daya. Saat perlu diisi ulang, tablet ini sudah mendukung 67W SuperVOOC.
Dukungan pengisian cepat penting bagi pengguna yang ingin segera kembali bermain atau bekerja. Dengan kapasitas besar dan pengisian cepat, tablet ini mencoba menutup dua kebutuhan sekaligus.
Audio dan fitur kerja ikut dibawa
Pad 3 Pro juga dibekali delapan speaker bawaan untuk menghadirkan suara yang lebih megah dan imersif. OnePlus menyebut separasi suaranya jelas, sehingga detail audio tetap terasa tanpa headphone.
Untuk gaming, audio yang kuat bukan sekadar pelengkap karena arah efek suara bisa lebih mudah ditangkap. Di sisi hiburan, sistem suara seperti ini juga memperkaya pengalaman menonton film atau serial.
Tablet ini menjalankan ColorOS 16 dan mendukung stylus pintar terintegrasi AI. Stylus tersebut bisa mengubah coretan tangan menjadi tabel atau mind map yang lebih rapi secara instan.
Masih dipasangkan untuk produktivitas
OnePlus juga menyiapkan keyboard case opsional agar tablet lebih fleksibel untuk mengetik dan mengerjakan tugas. Kehadiran aksesori ini membuat Pad 3 Pro tidak berhenti sebagai perangkat hiburan saja.
Fitur cross-device sharing ikut disematkan untuk berbagi layar, mouse, dan keyboard antarperangkat OnePlus. Bagi pengguna yang sudah masuk ke ekosistem merek ini, fitur tersebut menambah nilai pakai sehari-hari.
Varian dan harga
OnePlus Pad 3 Pro hadir dalam dua warna, Dark Brown dan Light Green. Untuk pilihan memori dan penyimpanan, tersedia tiga varian yang disiapkan untuk kebutuhan berbeda.
| Varian | Harga |
|---|---|
| 12GB/256GB | Rp11,6 jutaan |
| 12GB/512GB | Rp12,9 jutaan |
| 16GB/512GB | Rp14,2 jutaan |
Dengan paket tersebut, OnePlus Pad 3 Pro masuk ke jajaran tablet premium yang terang-terangan membidik pengguna yang menginginkan performa tinggi, layar cepat, baterai besar, dan opsi produktivitas dalam satu perangkat.







