OnePlus Masuk Masa Kritis, Rumor Keluar dari Eropa dan AS Makin Menguat

Kabar soal masa depan OnePlus kini memicu tanda tanya besar di pasar global. Jika rumor yang beredar benar, merek Android yang selama ini dikenal agresif itu bisa segera kehilangan pijakan di wilayah penting seperti Eropa dan AS.

Laporan yang dikutip dari GSM Arena menyebut Oppo dan OnePlus akan mengumumkan perubahan strategi fundamental dalam beberapa hari ke depan. Perubahan itu diduga menjadi titik balik besar, karena OnePlus berpotensi tidak lagi hadir sebagai merek utama di sejumlah pasar internasional.

Oppo disebut mengambil peran lebih besar

OnePlus memang sudah lama berada dalam orbit Oppo, tetapi hubungan keduanya kini disebut akan berubah lebih jauh. Jika skenario ini terjadi, Oppo diperkirakan akan mengambil peran yang lebih dominan dalam pengaturan bisnis dan kehadiran merek di pasar tertentu.

Di Eropa, OnePlus disebut berpotensi keluar tanpa ada produk baru yang disiapkan. Oppo justru dikabarkan akan memperluas kehadirannya di kawasan itu untuk mengisi ruang yang ditinggalkan, meski harganya umumnya berada di atas posisi perangkat OnePlus.

WilayahNasib OnePlusCatatan
EropaBerpotensi keluarTidak ada produk baru yang direncanakan
ASBerpotensi keluarStok lama masih dijual
India dan ChinaMungkin menjadi sub-merek OppoFokus pada smartphone dan tablet murah

Produk lama masih didukung, tapi arah baru belum terlihat

Meski masa depan globalnya dipertanyakan, perangkat OnePlus yang sudah beredar disebut tetap akan mendapat pembaruan dan dukungan sampai akhir siklus hidup masing-masing. Stok yang masih tersisa juga masih akan dijual dalam beberapa minggu dan bulan ke depan.

Untuk AS, situasinya terlihat serupa karena tidak ada stok baru yang diharapkan masuk. Kondisi itu membuat peluang kehadiran perangkat OnePlus baru di wilayah tersebut semakin tipis, dan OnePlus 15 pun mulai disebut-sebut sebagai kandidat flagship terakhir dari merek itu.

Berbeda dengan Eropa dan AS, India serta China disebut masih punya ruang bagi OnePlus. Di dua pasar itu, merek tersebut kemungkinan tetap dipertahankan, tetapi dalam posisi baru sebagai sub-merek Oppo dengan fokus pada smartphone dan tablet yang lebih terjangkau.

Jika laporan ini benar, OnePlus akan memasuki babak yang sangat berbeda dari citranya selama ini. Dari penantang agresif di pasar Android, merek ini justru berisiko berubah menjadi nama yang jauh lebih kecil di panggung global.

Source: www.gsmarena.com
Terkait