Bocoran One UI 9 memberi sinyal bahwa Samsung tidak hanya menyiapkan penerus biasa untuk lini foldable buku. Firmware prarilis itu disebut memuat visual Galaxy Z Fold 8 sekaligus model baru yang lebih lebar, Galaxy Z Wide Fold.
Temuan ini langsung menarik perhatian karena Samsung belum mengonfirmasi jajaran ponsel lipat untuk 2026. Namun, aset visual yang muncul di One UI 9 menunjukkan bahwa ada dua perangkat foldable bergaya buku yang sedang disiapkan secara bersamaan.
Dua arah desain dalam satu generasi
Menurut pengguna Telegram The Chipher Project yang kemudian disorot Android Authority, visual di firmware One UI 9 menampilkan Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Wide Fold. Gambar itu juga disebut selaras dengan render CAD yang sebelumnya sudah lebih dulu beredar.
Galaxy Z Fold 8 disebut membawa nama kode internal Q8. Bocoran yang beredar menunjukkan desain yang masih dekat dengan Galaxy Z Fold 7, sehingga Samsung tampaknya belum menyiapkan perubahan visual besar untuk model standarnya.
Meski begitu, ada pembaruan yang tampak jelas pada bodinya. Sudut Galaxy Z Fold 8 disebut lebih membulat dibanding model saat ini, memberi sentuhan baru tanpa mengubah karakter utamanya.
Peningkatan lain justru terlihat pada sisi fungsional. Samsung dikabarkan fokus pada daya tahan engsel, pengurangan visibilitas lipatan layar, dan peningkatan kualitas bangunan secara keseluruhan.
Galaxy Z Wide Fold jadi pusat perhatian
Galaxy Z Wide Fold muncul sebagai perangkat yang paling berbeda dalam bocoran tersebut. Ponsel dengan nama kode H8 itu disebut membawa layar lebih lebar dengan rasio aspek 4:3, yang membuatnya terasa lebih dekat ke tablet lipat ketimbang foldable buku konvensional.
Rasio 4:3 menjadi detail yang paling menonjol karena membuka peluang pengalaman layar besar yang lebih lapang. Format itu dinilai cocok untuk membaca, multitasking, dan penggunaan aplikasi saat perangkat dibuka.
Laporan sebelumnya juga menyebut Galaxy Z Wide Fold akan mengusung layar lipat OLED 7,6 inci. Layar penutupnya dikabarkan berukuran 5,4 inci, sehingga Samsung tampaknya tetap menjaga keseimbangan antara portabilitas dan ruang visual yang lebih luas.
Saat dibuka, perangkat ini dilaporkan memiliki dimensi 123,9 x 161,4 x 4,9 mm. Ukuran tersebut memperkuat kesan bahwa perangkat ini dirancang untuk pengalaman layar besar, bukan sekadar mengikuti format foldable buku yang lebih sempit.
Spesifikasi awal yang ikut beredar
Dari sisi performa, Galaxy Z Wide Fold disebut akan memakai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5. Perangkat itu juga dilaporkan menjalankan One UI 9, sejalan dengan kemunculan aset visualnya di firmware prarilis.
Untuk daya, model ini dikabarkan menggunakan baterai dual-cell dengan kapasitas tipikal sekitar 4.800mAh. Detail yang beredar menyebut kapasitas terukur minimumnya 4.660mAh, berasal dari dua sel berkapasitas 2.267mAh dan 2.393mAh.
Di tahap ini, Samsung belum memberi pernyataan resmi soal keberadaan Galaxy Z Wide Fold. Meski begitu, kemunculan visual di firmware sering menjadi petunjuk awal arah pengembangan produk yang sudah masuk tahap desain matang.
Petunjuk menuju panggung peluncuran berikutnya
Bocoran terbaru juga menyebut Samsung berpotensi menggelar Galaxy Unpacked berikutnya pada 22 Juli di London, Inggris. Dalam acara itu, Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Flip 8 disebut menjadi kandidat utama untuk diperkenalkan.
Galaxy Z Wide Fold juga dikabarkan berpeluang ikut tampil di panggung yang sama. Statusnya masih berupa rumor, tetapi kemunculan di One UI 9 membuat kemungkinan tersebut terasa lebih kuat dibanding bocoran konsep biasa.
Jika informasi ini tepat, Samsung tampaknya sedang menyiapkan dua strategi sekaligus. Galaxy Z Fold 8 akan hadir sebagai penyempurnaan desain yang sudah dikenal, sementara Galaxy Z Wide Fold membuka jalur baru untuk foldable yang lebih lebar dan lebih mendekati pengalaman tablet lipat.
Source: www.gadgets360.com






