Nubia Siapkan Ponsel AI yang Bisa Mengurus Tugas Rumit Lintas Aplikasi

Nubia menyiapkan ponsel flagship dengan AI agent yang dirancang untuk menjalankan rangkaian pekerjaan lintas aplikasi secara mandiri. Alih-alih hanya menjawab pertanyaan, sistem ini ditujukan untuk memahami tujuan pengguna, menyusun langkah, lalu mengeksekusi tindakan yang diperlukan.

Gagasan tersebut dapat mengubah cara pengguna berinteraksi dengan ponsel dalam pekerjaan rutin. Pengguna cukup memberi perintah dengan bahasa alami melalui teks atau suara, sementara AI diarahkan untuk mengurus tahapan berikutnya.

AI Tidak Hanya Memberi Jawaban

Dalam unggahan Nubia di Weibo, perangkat ini diperkenalkan sebagai smartphone AI agent pertama di dunia dan disebut telah disiapkan untuk produksi massal. Namun, perusahaan belum mengumumkan spesifikasi perangkat kerasnya, termasuk prosesor, RAM, serta kapasitas baterai.

Presiden Nubia, Ni Fei, menyatakan perusahaan telah menyelesaikan pendaftaran model AI skala besar yang menjadi fondasi sistem tersebut. Nubia juga mengintegrasikan Doubao, asisten AI mobile milik ByteDance, guna mendukung pengalaman penggunaan yang lebih agentic.

Perbedaan utamanya terletak pada kemampuan sistem untuk meneruskan instruksi menjadi tindakan. AI agent diklaim mampu berpindah aplikasi, mengakses data yang dibutuhkan, serta menyelesaikan alur kerja sesuai perintah pengguna.

Jenis SistemFungsi UtamaContoh Penggunaan
Asisten AI tradisionalMenjawab, menulis, atau menerjemahkanMembuat teks dan menjawab pertanyaan
AI agent NubiaMemahami tujuan, merencanakan, dan bertindak lintas aplikasiMengatur perjalanan hingga menyimpan dokumen

Perintah Bertahap Jadi Andalan

Nubia menggambarkan skenario saat pengguna meminta tiket kereta menuju Beijing untuk keesokan pagi, sekaligus meminta e-ticket disimpan ke folder Travel. Dalam konsep yang dipaparkan, AI tidak berhenti pada pencarian informasi, tetapi melanjutkan proses pemesanan dan pengarsipan dokumen.

Skenario lain mencakup pencarian email dari atasan mengenai laporan kuartal kedua. Setelah itu, AI dapat diarahkan untuk mengubah draf presentasi Google Slides berdasarkan poin dalam email dan menjadwalkan rapat bersama tim.

Kemampuan tersebut menjadi pembeda penting dibandingkan fitur AI generatif yang umumnya hanya menghasilkan teks atau hasil pencarian. GadgetVIVA melaporkan bahwa Nubia menempatkan otomatisasi tugas tingkat sistem sebagai inti dari perangkat barunya.

Debut di WAIC 2026

Ponsel ini dijadwalkan tampil dalam World Artificial Intelligence Conference atau WAIC 2026 di Shanghai pada 17–20 Juli. Ajang tersebut menjadi salah satu panggung penting industri kecerdasan buatan dan dihadiri perusahaan teknologi besar seperti Huawei, Alibaba, Tencent, serta NVIDIA.

Pemilihan WAIC sebagai lokasi pengenalan menunjukkan ambisi Nubia untuk mempertegas posisinya dalam pengembangan AI on-device. Meski demikian, ketersediaan untuk pasar global masih belum diungkapkan perusahaan.

Desain perangkat yang dibagikan Nubia memperlihatkan empat pilihan warna, yaitu hitam, pink muda, perak, dan biru. Logo nubia ditempatkan di bagian tengah belakang, dengan pendekatan desain yang bersih dan minimalis.

ElemenInformasi
Varian warnaHitam, pink muda, perak, dan biru
Kamera belakangTiga lensa dalam modul horizontal berbentuk pil
Status produkFlagship yang disebut siap diproduksi massal

Modul kamera belakangnya mengusung bentuk horizontal menyerupai pil yang menampung tiga lensa. Tata letak ini memberi kesan futuristik dan berbeda dari modul vertikal maupun persegi yang banyak digunakan ponsel lain.

Privasi dan Kendali Pengguna Menjadi Tantangan

Otomatisasi yang lebih luas juga membuat perlindungan data menjadi perhatian utama. Agar dapat bekerja, AI berpotensi membutuhkan akses ke email, kalender, dokumen, serta aplikasi lain yang menyimpan informasi pribadi pengguna.

Akurasi pemahaman perintah akan menentukan apakah sistem benar-benar membantu dalam penggunaan sehari-hari. Kesalahan interpretasi bisa memicu email terkirim ke pihak yang keliru, agenda berubah, atau tindakan lain yang seharusnya memerlukan konfirmasi.

Nubia masih perlu membuktikan bahwa sistem AI agent-nya aman, mudah dikoreksi, dan dapat dipercaya sebelum digunakan secara luas. Penampilan perangkat di WAIC 2026 akan menjadi kesempatan awal untuk melihat sejauh mana ponsel dapat bekerja mandiri atas perintah pengguna.

Terkait