Nubia iMoochi Bukan Sekadar Asisten, Robot AI Ini Belajar Akrab dengan Pemiliknya

Nubia membawa pendekatan berbeda ke perangkat kecerdasan buatan melalui iMoochi, robot berbulu yang dirancang sebagai peliharaan digital. Perangkat ini tidak hanya menunggu perintah, tetapi dibentuk untuk merespons kebiasaan dan interaksi pemiliknya dari waktu ke waktu.

Alih-alih memakai suara digital yang menyerupai manusia, iMoochi mengandalkan ekspresi mata, gerakan tubuh, dan vokalisasi bergaya hewan peliharaan. Konsep tersebut menempatkannya sebagai teman emosional yang mencoba membangun rasa akrab, bukan sekadar asisten suara untuk tugas praktis.

Interaksi Dibangun Lewat Sentuhan dan Respons Fisik

iMoochi memiliki lima sensor sentuh yang tersebar di bagian kepala, punggung, hidung, dan kaki. Sentuhan pada titik-titik tersebut menjadi salah satu cara perangkat membaca bentuk interaksi dari pemiliknya.

Robot ini juga membawa sensor inersia enam sumbu untuk mengenali ketika bodinya diangkat, digoyangkan, atau dipindahkan. Dengan dukungan beberapa mikrofon, iMoochi dapat mendeteksi arah suara dan memberikan respons fisik ke arah orang yang berbicara.

Model AI di dalamnya dirancang untuk menganalisis arti percakapan beserta konteks emosional yang menyertainya. Nubia juga menyertakan pengenalan voiceprint agar perangkat dapat mengenali pemilik utama dan menyimpan riwayat kedekatan mereka.

Riwayat tersebut digunakan untuk membangun skor keakraban yang berkembang seiring penggunaan. iMoochi bahkan disiapkan memiliki ritme harian sendiri, seperti menguap, merespons perubahan suhu, atau memulai sesi bermain secara mandiri.

Mata OLED Menjadi Pusat Ekspresi iMoochi

Penampilan Nubia iMoochi dibuat menyerupai peliharaan kecil dengan lapisan plush yang lembut dan ramah kulit. Bagian wajahnya menggunakan masker silikon, sementara dua layar OLED di area mata menampilkan ekspresi yang berubah-ubah.

Sensor di bawah layar membantu menyesuaikan tingkat kecerahan mata OLED dengan cahaya sekitar. Pilihan ini membuat ekspresi robot tetap dapat terlihat dalam kondisi pencahayaan yang berbeda.

Motor stepper di dalam bodi memungkinkan iMoochi mengangguk, menggeleng, serta mengibas-ekibaskan ekor. Gerakan itu bekerja bersama ekspresi visual untuk menyampaikan reaksi tanpa bergantung pada dialog panjang.

Untuk bagian suara, Nubia mengembangkan bahasa khusus bersama pengisi suara profesional. Responsnya berupa dengkuran, tawa kecil, dan vokalisasi ala hewan peliharaan, sehingga kesan suara AI yang terlalu manusiawi dapat dihindari.

Koneksi 4G Membuatnya Tidak Bergantung pada Wi-Fi

Menurut Gizmochina, iMoochi mendukung koneksi Wi-Fi dan jaringan 4G. Layanan data 4G untuk periode tertentu juga sudah disertakan dalam pembelian, sehingga perangkat dapat tetap terhubung di luar jaringan Wi-Fi lokal.

Perangkat ini turut dibekali NFC untuk interaksi tap-to-connect dengan unit iMoochi lain. Baterainya diklaim mampu bertahan sekitar delapan hingga 10 jam dalam sekali pengisian daya.

Pemilik dapat menghubungkan robot dengan aplikasi iMoochi Life untuk memantau durasi kebersamaan dan status emosi perangkat. Aplikasi tersebut juga menyimpan catatan interaksi yang terbentuk antara robot dan pemiliknya.

Harga dan Pilihan Paket

VarianHarga di ChinaTambahan
iMoochi standar1.699 yuanPerangkat dan aksesori bawaan
iMoochi dengan dock1.778 yuanDock pengisian berbentuk awan

Nubia menawarkan iMoochi dalam tiga pilihan warna, yakni Brown, Pink, dan White. Paket standar berisi kabel pengisian, penutup pelindung, sisir, penutup mata, serta kartu sertifikat kelahiran.

Perusahaan juga menyediakan pakaian interaktif sebagai aksesori tambahan untuk robot peliharaan AI ini. Aksesori tersebut dapat membuka efek visual dan ekspresi tertentu pada layar OLED, sehingga tampilan iMoochi berubah mengikuti pakaian yang dikenakan.

Source: www.gizmochina.com
Terkait