Nissan Evalia Baru Tampil Tanpa Kamuflase, Van Boxy Ini Berubah Jadi PHEV Modern

Author: Cung Media

Nissan NV200 atau Evalia generasi baru tampil tanpa kamuflase dan langsung menunjukkan arah yang berbeda dari pendahulunya. Model ini kini mengarah ke pasar vanlife dengan format Plug-in Hybrid Electric Vehicle atau PHEV yang lebih modern dan serbaguna.

Di Tiongkok, unit ini dipamerkan oleh Zhengzhou Nissan sebagai mild off-road PHEV MPV. Posisi itu membuat Evalia baru tidak hanya diproyeksikan sebagai van kompak, tetapi juga sebagai kendaraan untuk aktivitas luar ruang yang tetap mengutamakan kepraktisan.

Wajah Boxy Masih Dipertahankan

Secara bentuk, identitas boxy khas NV200 masih terlihat jelas. Namun, bahasa desainnya kini lebih bersih dan futuristik dengan sentuhan New Energy Vehicle yang biasa dipakai Nissan pada model modernnya.

Grille depan dibuat tertutup dan diberi bingkai aksen hitam, sementara pilar A dengan jendela kuarter kecil tetap dipertahankan. Pintu geser di kedua sisi juga masih hadir, begitu pula buritan tegak dengan lampu belakang horizontal yang menegaskan karakter van serbaguna.

Pelek tri-spoke yang rata ikut dipasang untuk mendukung efisiensi aerodinamis. Hasilnya, NV200 baru terlihat lebih segar tanpa kehilangan fungsi utamanya sebagai kendaraan yang mengutamakan ruang dan kepraktisan.

Kabin Lebih Digital dan Lapang

Perubahan besar terjadi di bagian interior. Tata letak kabin kini mengadopsi gaya digital yang disebut serupa dengan sedan listrik Nissan N6 dan N7, sehingga suasana modern langsung terasa saat masuk ke ruang kemudi.

Tuas transmisi dipindahkan ke kolom kemudi untuk memberi ruang lebih lega di konsol tengah. Di dasbor, monitor model mengambang menjadi pusat perhatian, sementara tombol AC fisik tetap dipertahankan di bawah layar agar pengoperasian tetap mudah.

Material kabin didominasi warna abu-abu dan dipadukan bahan lembut berwarna cerah di bagian atas dasbor. Dengan kabin NV200 yang memang terkenal lapang, fleksibilitas muatan tetap menjadi salah satu nilai jual penting.

Basis PHEV Mengacu ke Nissan N6

Untuk urusan teknis, varian PHEV disebut akan memakai basis penggerak dari sedan Nissan N6. Paketnya terdiri dari mesin bensin 1.5 liter bertenaga 75 kW atau 101 hp dan motor listrik 155 kW atau 208 hp.

Tenaga disalurkan ke roda depan, dengan dukungan suspensi depan MacPherson strut dan torsion bar di belakang. Kombinasi ini menunjukkan bahwa NV200 baru tidak hanya mengejar efisiensi, tetapi juga tetap mempertahankan karakter kendaraan penumpang yang serbaguna.

Baterai Lithium Iron Phosphate atau LFP diprediksi memberi jarak tempuh listrik murni sekitar 80 hingga 150 kilometer berdasarkan standar CLTC. Angka itu membuatnya relevan untuk penggunaan harian yang tidak selalu membutuhkan mesin bensin.

Masih Ada Opsi Mesin Lain

Selain PHEV, beredar pula rumor bahwa Nissan menyiapkan varian mesin bensin 2.0 liter naturally aspirated dan varian e-Power 1.2 liter untuk kelas entry-level. Jika benar hadir, lini mesin itu akan memberi pilihan lebih luas bagi konsumen dengan kebutuhan yang berbeda.

Harga jualnya diperkirakan berada di kisaran 80.000 hingga 180.000 yuan, atau sekitar Rp180 juta hingga Rp400 jutaan. Peluncuran resmi model ini dijadwalkan berlangsung pada Oktober atau kuartal keempat 2026, sehingga masih ada waktu bagi Nissan untuk menyempurnakan paket akhirnya.

Source: www.oto.com
Terbaru