Kekalahan di final Piala Dunia 2026 tidak membuat Nico Paz menurunkan komitmennya kepada Argentina. Gelandang Como itu justru menyampaikan janji terbuka untuk memberikan seluruh kemampuannya demi membawa trofi kembali.
Argentina gagal mempertahankan gelar setelah kalah 0-1 dari Spanyol pada laga puncak di New York New Jersey Stadium. Hasil tersebut mengakhiri perjalanan tim asuhan Lionel Scaloni sebagai juara bertahan pada pertandingan terakhir turnamen.
Janji Setelah Kekalahan Tipis
Beberapa jam setelah final usai, Paz mengunggah pesan yang memadukan kekecewaan, kebanggaan, dan tekad untuk masa depan. Ia menekankan arti besar mengenakan seragam Argentina bersama skuad yang disebutnya selalu memberikan segalanya.
“Hari ini, lebih dari sebelumnya, saya bangga bisa mewakili negara ini, tim ini, dan menjadi bagian dari sekelompok orang luar biasa yang hidup dan bernapas dengan seragam ini dan memberikan yang terbaik setiap saat,” ujar Paz.
Pernyataan terpentingnya muncul saat ia membahas target berikutnya bersama tim nasional. “Saya berjanji akan memberikan segalanya untuk membawa piala ini kembali ke Argentina,” kata Paz.
Janji itu disampaikan setelah Argentina harus melihat Spanyol mengangkat trofi yang sebelumnya mereka pegang sebagai juara bertahan. Bagi Paz, hasil final tidak mengubah keberpihakan maupun kesiapannya untuk terus berjuang bersama Argentina.
Kontras Emosional Melawan Negara Kelahiran
Final tersebut memiliki makna tersendiri bagi Paz karena Spanyol adalah negara tempat ia dilahirkan. Meski demikian, pemain berusia muda itu tetap menegaskan ikatannya dengan Argentina di panggung internasional.
Ia juga menyampaikan penghormatan kepada pihak yang menang tanpa mengurangi dukungannya untuk tim yang dibelanya. “Selamat kepada Spanyol dan semua warga Spanyol. Maju Argentina, selalu, dalam suka dan duka!” tutupnya.
Pesan itu memperlihatkan dua sisi yang berjalan bersamaan setelah final, yakni pengakuan terhadap kemenangan Spanyol dan kesetiaan kepada Argentina. Sport.detik.com melaporkan unggahan Paz dipublikasikan tidak lama setelah pertandingan berakhir.
Penampilan Nico Paz di Turnamen
Peran Paz di Piala Dunia 2026 masih terbatas, meski ia ikut menjadi bagian dari skuad yang melaju hingga partai puncak. Ia hanya tampil dua kali dan kedua kesempatan tersebut terjadi pada fase grup.
| Laga | Fase | Peran Nico Paz |
|---|---|---|
| Argentina vs Aljazair | Fase grup | Pemain pengganti |
| Argentina vs Yordania | Fase grup | Starter |
Paz masuk sebagai pemain pengganti ketika Argentina menghadapi Aljazair. Ia kemudian mendapat kesempatan tampil sejak awal pertandingan saat melawan Yordania.
Dua penampilan itu menjadi kontribusi langsungnya selama turnamen, sementara Argentina terus melaju hingga final. Namun, perjalanan sang juara bertahan berakhir setelah gol tunggal Spanyol menentukan hasil laga di New York New Jersey Stadium.
Target Baru Bersama Argentina
Kekalahan tipis dari Spanyol membuat upaya Argentina mempertahankan gelar berhenti tepat di ambang trofi. Bagi Paz, pengalaman tersebut kini menjadi dasar untuk menyampaikan target pribadi pada kesempatan berikutnya.
Ia tidak hanya menyoroti hasil yang mengecewakan, tetapi juga kebanggaan menjadi bagian dari tim nasional. Komitmen untuk membawa kembali piala menjadi penegasan bahwa Paz tetap melihat masa depan bersama Argentina setelah final Piala Dunia 2026.
