PT Motul Indonesia Energy (MIE) memilih cara yang lebih personal untuk memperluas pasar pelumas di Indonesia. Perusahaan mendekati pemilik bengkel dan distributor dalam kelompok kecil agar edukasi teknis serta kolaborasi dapat berjalan lebih intensif.
Strategi ini menempatkan bengkel bukan hanya sebagai tempat servis kendaraan, melainkan juga jalur penting untuk mengenalkan produk kepada konsumen. MIE menilai kedekatan dengan pelaku usaha di tingkat wilayah dapat memperkuat distribusi merek Motul dan Ipone.
Format Kecil untuk Edukasi Lebih Intensif
Program tersebut dijalankan melalui Motul Performance System atau MPS dalam skala mikro. Setiap sesi hanya melibatkan tiga sampai empat bengkel, sehingga peserta memiliki ruang lebih besar untuk berdiskusi dan memahami penerapan produk.
Pendekatan ini tidak berhenti pada penyampaian materi presentasi. Peserta juga diajak menjalani praktik langsung untuk mengenal paket solusi servis kendaraan yang disiapkan perusahaan.
Materi MPS mencakup beberapa lini produk yang berkaitan dengan kebutuhan perawatan kendaraan di bengkel. Pengenalan itu diarahkan agar mekanik dan pemilik usaha dapat memahami fungsi setiap produk dalam layanan servis yang lebih menyeluruh.
| Produk | Kategori | Penerapan Program |
|---|---|---|
| Oli mesin | Pelumas kendaraan | Edukasi dan praktik |
| Scooter gear | Produk pendukung kendaraan | Edukasi dan praktik |
| Brake fluid | Cairan esensial | Edukasi dan praktik |
| Cairan aditif kimia | Produk perawatan | Edukasi dan praktik |
Melalui sesi tersebut, peserta diperkenalkan pada oli mesin, scooter gear, brake fluid, hingga cairan aditif kimia. Produk-produk ini dikaitkan langsung dengan kebutuhan perawatan kendaraan yang ditemui bengkel dalam aktivitas sehari-hari.
Managing Director PT Motul Indonesia Energy, Welmart Purba, menyatakan program itu dirancang untuk memperkecil jarak antara produsen dan mekanik. Menurutnya, hubungan yang lebih dekat dibutuhkan agar proses transfer pengetahuan dapat berlangsung efektif.
“Kami ingin memastikan terjadinya kolaborasi yang intim serta transfer edukasi yang efektif mengenai paket solusi servis kendaraan. Kami tidak hanya memberikan materi presentasi, tetapi juga praktik langsung untuk mengenalkan keunggulan lini produk kami secara menyeluruh,” ujar Welmart pada Senin (20/7/2026).
Bengkel Lokal Jadi Kanal Pengenalan Produk
MIE melihat bengkel lokal sebagai perpanjangan tangan distribusi yang kuat untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat. Peran tersebut membuat kualitas pemahaman mekanik menjadi bagian penting dari strategi pengembangan pasar perusahaan.
Program kemitraan ini direncanakan bergulir secara masif di berbagai kota di Indonesia. Sasaran utamanya adalah memperluas pengenalan produk sekaligus memperkuat posisi Motul dan Ipone dalam paket solusi perawatan kendaraan.
Welmart mengatakan perusahaan ingin produk Motul dan Ipone semakin dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Ia juga menilai program tersebut dapat mengukuhkan posisi perusahaan sebagai salah satu pilihan dalam kebutuhan perawatan kendaraan.
Suara.com melaporkan bahwa pendekatan edukasi hingga tingkat wilayah menjadi bagian dari upaya meningkatkan penetrasi pasar. Pola kelompok kecil itu diharapkan membangun hubungan yang lebih solid antara perusahaan, distributor, serta pemilik bengkel.
Bagi pelaku bengkel, pelatihan praktik membuka kesempatan untuk mengenal ragam produk dan penerapannya dalam layanan servis. Persaingan di industri pelumas kendaraan pun tidak hanya bergantung pada penjualan produk, tetapi juga edukasi mekanik dan kualitas paket layanan yang ditawarkan kepada konsumen.
