Motorola Edge 70 Pro+ Lebih Gahar di Atas Kertas, Tapi Poco X8 Pro Lebih Masuk Akal

Poco X8 Pro muncul sebagai pilihan yang lebih rasional di tengah pertarungan dua ponsel kelas menengah yang sama-sama kuat. Dengan harga awal 34,999 rupees, perangkat ini menawarkan banyak hal yang nyaris setara dengan Motorola Edge 70 Pro+, yang dibanderol mulai 47,999 rupees.

Selisih harga yang cukup lebar itu membuat perbandingan keduanya jadi menarik. Di sisi lain, Motorola memang membawa paket yang lebih mewah di beberapa sektor penting, terutama layar dan kamera.

Performa sama dekatnya, beda nama chipset saja

Motorola Edge 70 Pro+ memakai MediaTek Dimensity 8500-Extreme, sementara Poco X8 Pro menggunakan MediaTek Dimensity 8500-Ultra. Meski namanya berbeda, keduanya disebut setara dan sama-sama dibangun untuk kebutuhan performa tinggi.

Keduanya juga membawa GPU Arm Mali G-720, CPU octa-core dengan boost hingga 3.4 GHz, serta NPU 880 untuk kebutuhan AI. Artinya, untuk gaming, multitasking, dan penggunaan harian, jarak performa keduanya sangat tipis.

Motorola unggul di layar dan kamera

Keunggulan Motorola paling terasa pada sisi visual. Edge 70 Pro+ memakai layar 6.8 inci Extreme AMOLED dengan refresh rate 144 Hz, HDR10+, cakupan warna 100% DCI-P3, lebih dari satu miliar warna, kepadatan hingga 450 ppi, dan peak brightness 5200 nits.

Poco X8 Pro tetap kompetitif dengan panel AMOLED 6.59 inci beresolusi 1.5K dan refresh rate 120 Hz. Layar ini juga mendukung Pro HDR display dengan 68 miliar warna, 2000 nits HBM, dan 3840 Hz PWM dimming.

Perbedaan kamera juga cukup mencolok. Motorola membawa tiga kamera belakang 50 MP + 50 MP + 50 MP dengan sensor utama Sony LYTIA, ditambah kamera depan 50 MP.

Poco X8 Pro hanya menawarkan kamera belakang 50 MP + 8 MP dengan sensor utama Sony IMX 882 dan kamera depan 20 MP. Untuk pengguna yang mengutamakan fotografi dan selfie, Motorola jelas terlihat lebih lengkap.

Desain dan baterai sama-sama kuat, Poco lebih cepat saat isi daya

Dari sisi desain, Motorola memakai panel belakang vegan leather yang diklaim tahan noda dan gores, sementara bagian depannya dilindungi Corning Gorilla Glass 7i. Poco memilih desain sandwich dengan frame tengah aluminium dan panel belakang kaca matte yang lebih menahan sidik jari serta noda.

Keduanya sama-sama dibekali baterai 6.500 mAh, sehingga daya tahan dasarnya berada di level yang sama. Bedanya, Poco X8 Pro mendukung 100W HyperCharge wired charging, sedangkan Motorola Edge 70 Pro+ memakai 90W TurboPower wired charging.

Bagi pembeli yang mengejar value for money, Poco X8 Pro terlihat paling masuk akal karena menawarkan performa serupa, baterai setara, dan pengisian lebih kencang dengan harga lebih rendah. Namun bagi yang ingin layar lebih besar, refresh rate lebih tinggi, dan sistem kamera yang jauh lebih kaya, Motorola Edge 70 Pro+ tetap punya alasan kuat untuk dipilih.

Source: tech.sportskeeda.com

Terkait