Kebutuhan motor listrik murah terus meningkat di kalangan driver ojek online dan mahasiswa. Dua kelompok ini sama-sama mencari kendaraan harian yang hemat, praktis, dan tetap cukup andal untuk mobilitas rutin.
Di kelas entry level, pilihan yang tersedia kini tidak lagi hanya soal harga rendah. Sejumlah model juga membawa fitur modern, jarak tempuh memadai, dan spesifikasi yang masih relevan untuk komuter harian maupun mengejar orderan.
Opsi termurah datang dari Uwinfly D66i
Uwinfly D66i menjadi model paling murah dalam daftar ini dengan banderol Rp4,3 juta hingga Rp4,5 juta. Motor ini disebut akan rilis pada Juni 2026 dan langsung masuk radar sebagai opsi paling terjangkau untuk ojol dan mahasiswa.
Di kelas harga tersebut, D66i membawa panel digital, integrasi ke smartphone, dan panoramic camera. Fitur-fitur itu membuatnya menonjol karena motor murah biasanya lebih menitikberatkan harga daripada teknologi.
Masih murah, Uwinfly T80C menawarkan fast charging
Uwinfly T80C dijual Rp8,3 juta hingga Rp8,5 juta dan diposisikan sebagai motor listrik entry level yang tetap worth it. Model ini juga dibekali windshield di bagian depan.
Secara teknis, T80C mengusung mesin 1000 watt dan fast charging 1,5 jam. Kombinasi itu penting bagi pengguna yang butuh motor siap pakai dengan waktu isi daya yang singkat.
Polytron membawa dua karakter berbeda
Polytron Fox R hadir dengan desain skutik maksi yang besar dan bongsor, mirip Nmax. Motor ini dibanderol Rp13,5 juta setelah subsidi, dengan jarak tempuh 130 km, kecepatan maksimal 95 km, dan mesin Hub Drive 3000 watt.
Polytron Fox 200 ditujukan untuk pengguna yang mencari kemudahan. Model ini sudah terintegrasi ke smartphone dan dijual Rp11,5 jutaan setelah subsidi.
Ada juga opsi bergaya klasik
Enine V3 menawarkan desain mirip Vespa dengan harga Rp9,5 juta hingga Rp11,5 jutaan. Pilihan ini memberi alternatif bagi pembeli yang ingin tampilan berbeda tanpa keluar dari kelas harga yang masih relatif terjangkau.
Spesifikasinya mencakup mesin 1200 watt, jarak tempuh 70 km, kecepatan maksimal 60 km/jam, serta pengereman double disc brake. Paket tersebut membuat V3 cocok untuk transportasi harian yang tidak menuntut performa terlalu agresif.
Indomobil QT menyasar mobilitas rutin
Indomobil eMotor QT baru rilis sejak Februari 2026 dan dibanderol Rp15 juta. Harganya memang lebih tinggi dibanding beberapa model lain, tetapi masih masuk kelompok motor listrik yang dinilai affordable.
Motor ini memakai baterai 60V 24Ah dan mesin 2000 watt. Dengan jarak tempuh 70 km, QT tetap relevan untuk kebutuhan harian di dalam kota.
Jika dilihat dari rentang harga dan karakter produknya, pasar motor listrik murah kini makin beragam. Dari kisaran Rp4 jutaan sampai Rp15 juta, tiap model menawarkan kombinasi berbeda antara fitur, desain, dan spesifikasi untuk kebutuhan ojol maupun mahasiswa.







