Motor Listrik Baterai Solid State Mulai Menggoda, 4 Model Ini Janjikan Isi Daya Kilat

Motor listrik dengan baterai solid state mulai mencuri perhatian karena menjawab tiga hal yang paling dicari pengguna kendaraan listrik roda dua: isi daya cepat, bobot lebih ringan, dan jarak tempuh lebih jauh. Di saat motor listrik makin populer sebagai kendaraan harian di Indonesia hingga 2026, kehadiran teknologi ini ikut mempertegas arah baru di pasar.

Solid state sendiri memakai elektrolit padat berbasis keramik, polimer, atau sulfida, menggantikan elektrolit cair pada baterai lithium ion konvensional. Perubahan itu membuat kepadatan energi lebih tinggi, sehingga daya bisa disimpan dalam ukuran yang lebih kecil dan ringan.

Mengapa solid state jadi sorotan

Teknologi ini juga dipandang lebih aman karena tidak lagi memakai komponen cair atau gel yang mudah terbakar. Risiko kebakaran dapat ditekan, sementara umur pakainya diklaim lebih panjang dibanding baterai biasa.

Pada gambaran umumnya, baterai solid state disebut bisa terisi dari 0 sampai 100 persen dalam waktu kurang dari 5 hingga 10 menit. Siklus hidupnya bahkan diklaim bisa mencapai 100.000 siklus, sehingga daya tariknya tidak hanya soal kecepatan isi ulang.

1. Verge TS Pro

Verge TS Pro menjadi salah satu motor listrik premium asal Finlandia yang memakai baterai solid state untuk mengejar jarak tempuh jauh. Model ini menyasar segmen moge dan masuk daftar motor pertama di dunia yang mengadopsi teknologi tersebut.

Harganya dibanderol mulai Rp 500 jutaan, dengan akselerasi 0-60 mph dalam 3,5 detik dan jangkauan hingga 600 km. Motor ini juga memakai hubless motor yang terintegrasi langsung dengan roda belakang, sehingga pusat gravitasinya rendah dan tampilannya berbeda dari moge konvensional.

Pengisian daya cepatnya diklaim hanya 10 menit untuk kebutuhan pengisian puncak. Fitur lain meliputi tiga mode berkendara, yaitu zen, road, dan beast, serta pengereman regeneratif yang bisa disesuaikan.

2. Evteker 01 GT

Evteker 01 GT datang dari Tiongkok dan disebut sebagai salah satu pionir penggunaan baterai solid state. Formatnya skuter listrik, sehingga lebih dekat dengan kebutuhan mobilitas perkotaan.

Harga model ini berada di kisaran Rp 94 juta. Dalam pengujian WMTC, jarak tempuhnya mencapai 240 km dan bisa menembus 300 km dalam kondisi ideal.

Skuter ini memakai motor listrik dengan daya puncak hingga 17 kW dan kecepatan maksimum 120 km/jam. Pengisian dayanya juga cukup cepat, dari 20 persen ke 80 persen hanya 40 menit, dan motor ini disebut bisa memakai charger mobil.

Fleksibilitas penggunaan jadi daya tarik

Selain soal baterai, Evteker 01 GT membawa suspensi depan dan belakang, port USB, bagasi luas di bawah jok, dan kapasitas angkut bobot hingga 136 kg. Kombinasi ini membuatnya menonjol bukan hanya karena teknologi baterai, tetapi juga karena fungsionalitas harian.

3. Hinergi Vision 1

Hinergi Vision 1 menawarkan pendekatan berbeda karena mengandalkan sistem baterai swappable atau tukar baterai. Skema ini memberi alternatif bagi pengguna yang ingin efisiensi waktu tanpa selalu bergantung pada pengisian ulang konvensional.

Motor ini memiliki kecepatan maksimal 120 km/jam dan jarak tempuh 150 km. Waktu pengisian cepatnya berada di kisaran 1,5 sampai 2 jam, sementara garansi baterainya disebut mencapai 7 tahun dan garansi motor 6 tahun.

Harga unit ini disebut setara dengan Fox 500, meski tidak ada angka nominal rinci yang disebutkan. Informasi itu menempatkannya pada segmen pasar yang cukup jelas tanpa harus bergantung pada angka harga pasti.

4. Hinergi Vision 1 Pro

Hinergi Vision 1 Pro tampil sebagai versi yang lebih bertenaga. Motor ini memakai tenaga 3000 W sampai 15 kW, dengan kecepatan maksimum tetap 120 km/jam.

Jarak tempuhnya sangat variatif, dari 70 km hingga 280 km, tergantung skenario penggunaan atau konfigurasi yang dipakai. Untuk pengisian penuh, motor ini mendukung fast charging selama 2 jam dan tetap menawarkan model swap baterai.

Fitur pintarnya menjadi pembeda utama karena ada aplikasi energi untuk memantau data energi secara real time dan membantu pencarian lokasi pengisian daya. Sama seperti versi lain, motor ini mendapat garansi 6 tahun dan baterainya 7 tahun.

Keempat model ini memperlihatkan bahwa baterai solid state sudah bergerak dari sekadar wacana laboratorium ke produk nyata di pasar. Penerapannya muncul di moge premium, skuter performa tinggi, hingga motor listrik yang mengutamakan swap baterai dan pemantauan energi real time.

Source: www.suara.com

Terkait