Monitor Gaming Budget TCL Ini Menyebalkan Rival, 1080p 300Hz Sudah Mini LED

TCL lewat lini FFALCON meluncurkan monitor gaming Thunderbird 25Q5A di China, dan perhatian langsung tertuju pada satu hal: monitor 24,5 inci ini membawa panel 1080p 300Hz dengan lampu latar Mini LED di harga 839 yuan di JD.com. Di kelas monitor Full HD terjangkau, kombinasi seperti ini masih tergolong jarang.

TCL juga memasarkan perangkat ini dengan nama 2026 FFALCON F6. Langkah itu menegaskan arah produknya sebagai monitor yang mengejar kecepatan tinggi, tetapi tetap membawa nilai jual yang lebih agresif dari biasanya.

Mini LED di kelas budget

Nilai pembeda utama Thunderbird 25Q5A ada pada penggunaan backlight Mini LED. Fitur ini biasanya belum umum di monitor 1080p yang menyasar segmen harga terjangkau.

Monitor ini memiliki 84 zona local dimming. Susunan tersebut membantu kontrol kecerahan yang lebih presisi dan mendongkrak kontras dibanding model biasa di kelasnya.

TCL juga membekalinya dengan sertifikasi VESA DisplayHDR 600. Kecerahan puncaknya disebut mencapai 600 nits untuk mendukung tampilan HDR yang lebih kuat.

Dibuat untuk permainan cepat

Di sisi performa, TCL memakai panel Fast IPS buatan CSOT dengan resolusi 1920 x 1080 piksel. Monitor ini membawa refresh rate native 300Hz dan mendukung hingga 303Hz pada skenario tertentu.

Untuk menekan blur dan ghosting, TCL menyematkan waktu respons 1ms GtG. Kombinasi ini diarahkan untuk gamer yang membutuhkan gerakan layar secepat mungkin, terutama di game kompetitif.

Dukungan adaptive sync juga hadir lewat AMD FreeSync Premium dan kompatibilitas Nvidia G-Sync. Fitur ini membantu mengurangi screen tearing saat frame rate tidak selalu stabil.

TCL turut menambahkan sistem kontrol backlight pintar MPRT-Plus. Sistem ini memanfaatkan interpolasi gerak dan pencahayaan berbasis zona untuk menekan blur lebih jauh saat permainan berlangsung cepat.

Warna tetap dibuat serius

Meski fokus utamanya ada pada gaming kompetitif, 25Q5A tetap membawa perhatian pada akurasi warna. Monitor ini mencakup 99% gamut sRGB dan 93% ruang warna DCI-P3.

Thunderobot menyebut setiap unit sudah dikalibrasi di pabrik. Targetnya adalah Delta E di bawah 2 agar reproduksi warna tetap standar sejak pertama dipakai.

Dengan spesifikasi itu, perangkat ini tidak hanya ditujukan untuk esports. Pengguna yang juga menonton konten HDR atau mengerjakan kebutuhan visual ringan mendapat panel yang lebih serius daripada monitor Full HD biasa.

Ergonomi dan koneksi dibuat sederhana

Dari sisi fisik, TCL menyertakan stand yang bisa diatur penuh. Pengguna mendapat penyesuaian tinggi hingga 125 mm, tilt dari -5 derajat sampai 15 derajat, swivel ±20 derajat, dan pivot ±90 derajat untuk penggunaan vertikal.

Monitor ini juga mendukung dudukan dinding standar VESA. Fleksibilitas tersebut memberi ruang untuk setup meja gaming, penggunaan kerja, atau konfigurasi multi-monitor.

Pilihan konektivitasnya tergolong sederhana dengan HDMI, DisplayPort, dan jack audio 3,5 mm. TCL tampak menahan fitur tambahan agar fokus utama tetap berada pada panel, refresh rate, dan sistem pencahayaan.

Di tengah pasar monitor yang makin ramai model refresh rate tinggi, Thunderbird 25Q5A tampil menonjol karena berani membawa Mini LED dan HDR 600 ke segmen harga yang lebih terjangkau. Huawei sebelumnya juga memperlihatkan arah pasar yang makin agresif lewat monitor 27 inci 4K dengan dual-mode 320Hz dan pengisian daya USB-C 100W, menandakan persaingan fitur gaming dan produktivitas terus bergerak cepat.

Source: www.gizmochina.com

Baca Juga

Back to top button