Monarc Tracer hadir sebagai sepeda listrik perkotaan yang langsung menonjol berkat paket baterai gandanya. Dengan dua baterai standar, model ini menawarkan jarak tempuh hingga 209 km dalam sekali pengisian daya.
Angka itu membuat Tracer terlihat serius menyasar pengguna komuter yang butuh jarak tempuh jauh tanpa harus sering mencari colokan. Monarc juga menempatkannya sebagai e-bike yang tidak meminta pengguna membeli baterai tambahan untuk mengejar kemampuan maksimal.
Dua baterai LG jadi kunci daya jelajah
Tracer dibekali dua baterai LG 48V 15Ah atau 720Wh per unit. Jika digabung, total energi yang dibawa mencapai 1.440Wh.
Dalam konfigurasi dua baterai, Monarc menyebut jarak tempuhnya bisa mencapai 209 km. Jika hanya memakai satu baterai, daya jelajahnya masih sekitar 104 km.
| Konfigurasi | Kapasitas | Jarak Tempuh |
|---|---|---|
| 2 baterai LG | 1.440Wh total | 209 km |
| 1 baterai LG | 720Wh | 104 km |
Motor Bafang 750W dan mode berkendara fleksibel
Di sektor penggerak, sepeda ini memakai motor hub belakang Bafang 750 watt. Dalam kondisi tertentu, tenaganya bisa naik hingga 1.638 watt dengan torsi 85 Nm.
Kombinasi tersebut membuat Tracer lebih siap menghadapi tanjakan dan lalu lintas kota yang berubah-ubah. Monarc memasarkan model ini sebagai sepeda listrik Kelas 2, tetapi pengguna tetap bisa mengatur mode berkendara ke Kelas 1, Kelas 2, atau Kelas 3.
Pada konfigurasi tertinggi, bantuan pedalnya mencapai 45 km/jam. Itu memberi ruang lebih besar bagi pengendara yang menginginkan bantuan listrik lebih agresif saat bepergian.
Fitur harian yang dibuat praktis
Monarc menyematkan layar sentuh 3,5 inci di tengah setang untuk menampilkan informasi penting seperti kecepatan, kapasitas baterai, dan jarak tempuh. Layar ini menjadi pusat kontrol sederhana untuk pemakaian harian.
Tracer juga terhubung ke aplikasi Monarc. Lewat aplikasi itu, pengguna bisa mengunci kendaraan dari jarak jauh, mengatur mode berkendara, dan melakukan pembaruan perangkat lunak OTA.
Untuk ekosistem aksesori, Monarc menyiapkan dukungan bagi helm pintar, sensor tekanan ban atau TPMS, dashcam, dan sensor detak jantung. Paket ini menunjukkan bahwa Tracer dirancang bukan hanya sebagai alat transportasi, tetapi juga sebagai platform mobilitas yang lebih lengkap.
Dirancang untuk komuter dengan beban besar
Demi kenyamanan di jalan perkotaan, Tracer menggunakan garpu suspensi Gneiss dengan travel 80 mm. Suspensi ini membantu meredam getaran saat melewati permukaan jalan yang tidak rata.
Rangkanya memakai bahan aluminium dan tersedia dalam dua pilihan, yaitu high-step dan step-thru. Dua opsi tersebut memberi fleksibilitas bagi pengendara dengan preferensi naik-turun sepeda yang berbeda.
Dari sisi daya angkut, Tracer mampu menopang beban hingga 190 kg. Rak belakangnya juga bisa membawa barang sampai 27 kg, sehingga cocok untuk kebutuhan harian yang membawa banyak perlengkapan.
Harga peluncuran dan paket penawaran
Monarc Tracer dijual mulai 1.899 dolar AS untuk kedua varian rangka. Pada masa peluncuran, konsumen juga mendapat helm pintar gratis dari Monarc.
Dengan motor Bafang 750W, dua baterai LG berkapasitas total 1.440Wh, jarak tempuh 209 km, kecepatan bantuan hingga 45 km/jam, dan kapasitas beban besar, Tracer diposisikan sebagai sepeda listrik perkotaan yang menonjol di kombinasi jarak, fleksibilitas, dan fitur modern.
