Disney kembali membawa Moana ke layar lewat versi live-action, tetapi hasilnya justru terasa seperti pengulangan yang aman. Ulasan dari The Guardian menyebut film ini kompeten, namun tidak benar-benar perlu dibuat ulang.
Masalah utamanya ada pada jarak yang terlalu dekat dengan film animasinya. Cerita tetap mengikuti misi Moana untuk memulihkan hati dewi Te Fiti, yang hilang dan memicu krisis ekologi di Motunui.
Wajah Baru, Struktur Lama
Di versi ini, Moana diperankan Catherine Laga’aia, aktris Samoan-Australia berusia 19 tahun, sementara Tala dimainkan Rena Owen dari Selandia Baru. Inti kisahnya tetap sama, yaitu remaja keras kepala yang didorong takdir kepemimpinan.
Jared Bush menyesuaikan naskah aslinya, Thomas Kail menjalani debut penyutradaraan film, dan lagu-lagu Lin-Manuel Miranda kembali dihadirkan. Namun, menurut ulasan tersebut, semua itu belum cukup untuk membuat film ini terasa sebagai pengalaman yang benar-benar baru.
Dwayne Johnson Masih Menarik, Tapi Terasa Otomatis
Dwayne Johnson kembali memerankan Maui, demigod yang sombong, kuat, dan penuh gaya. Ia disebut tetap lucu dalam beberapa momen, dengan chemistry yang cukup baik bersama Laga’aia.
Meski begitu, performanya dinilai seperti berada di mode autopilot. Kehadirannya tetap besar, tetapi ekspresi dan geraknya dianggap terlalu mudah dan nyaris tidak memberi kejutan.
Film ini juga sangat bergantung pada CGI, sehingga kesan live-action terasa kurang kuat. Hasil akhirnya lebih dekat ke animasi digital, termasuk pada karakter seperti Tamatoa yang kembali diisi suara Jemaine Clement dan Heihei, ayam peliharaan Moana.
Remake yang Sulit Membenarkan Diri
Ulasan The Guardian menilai versi panggung musikal mungkin akan memberi ruang yang lebih pas untuk nomor-nomor lagu. Sebaliknya, film layar lebar ini terasa seperti opsi paling aman, tetapi juga paling mudah dilupakan.
Moana dijadwalkan rilis pada 9 Juli di Australia, lalu 10 Juli di Inggris dan AS. Dengan cerita yang hampir sama, lagu yang kembali, dan visual yang didominasi efek digital, remake ini dinilai kehilangan alasan terpenting untuk dibuat ulang.
| Elemen | Detail | Keterangan | Atribusi |
|---|---|---|---|
| Moana | Catherine Laga’aia | Aktris Samoan-Australia berusia 19 tahun | The Guardian |
| Maui | Dwayne Johnson | Kembali memerankan demigod yang sombong dan kuat | The Guardian |
| Tala | Rena Owen | Nenek bijak yang memahami takdir Moana | The Guardian |
| Karakter pendukung | Tamatoa, Heihei | Masih hadir sebagai elemen CGI dan suara lama | The Guardian |
Dalam pandangan ulasan itu, remake ini memilih jalur paling aman tetapi tidak menawarkan alasan kuat untuk menyaingi versi animasinya. Karena terlalu setia pada materi lama, film ini justru terasa seperti pengulangan yang rapi tanpa tenaga baru yang cukup kuat.
Source: www.theguardian.com






