Moana 2026 Bukan Sekuel, Disney Bawa Wajah Baru ke Layar, Maui Tetap Kembali

Author: Cung Media

Disney menyiapkan live-action reimagining Moana yang tayang pada 10 Juli 2026, tetapi proyek ini bukan kelanjutan cerita. Film tersebut justru akan membawa penonton kembali ke kisah awal Moana dan Maui saat mereka berusaha memulihkan kemakmuran Motunui.

Pembedaan ini penting karena Moana 2 sudah lebih dulu hadir sebagai sekuel animasi pada November 2024. Dengan begitu, Moana 2026 berdiri sebagai adaptasi ulang dari film orisinal 2016, bukan babak baru setelah sekuel.

Moana dan Maui Hadir dengan Wajah Baru

Peran Moana kini diisi Catherine Laga‘aia, aktris muda asal Sydney, Australia. Sementara itu, Dwayne Johnson kembali sebagai Maui, karakter yang sebelumnya ia suarakan di versi animasi.

Karakter Pemeran Keterangan
Moana Catherine Laga‘aia Aktris muda asal Sydney, Australia
Maui Dwayne Johnson Kembali dari versi animasi sebagai pengisi karakter
Chief Tui John Tui Jajaran pemain pendukung
Sina Frankie Adams Jajaran pemain pendukung
Gramma Tala Rena Owen Jajaran pemain pendukung

Auli‘i Cravalho Pindah ke Balik Layar

Auli‘i Cravalho, pengisi suara asli Moana, tidak mengambil peran utama maupun cameo di film ini. Ia memilih menjadi executive producer agar ada ruang bagi talenta Pasifik baru di depan kamera.

Meski begitu, Cravalho tetap ikut terlibat lewat lagu kredit akhir berjudul “Along the Way” yang dinyanyikan bersama Catherine Laga‘aia. Film ini juga diarahkan Thomas Kail, sutradara Hamilton, dengan Lin-Manuel Miranda, Beau Flynn, dan Dwayne Johnson tercatat sebagai produser melalui Seven Bucks Productions.

Setia pada Aslinya, tapi Tak Lepas dari Risiko

Menjelang perilisan, respons terhadap proyek ini terbelah. Sebagian kritik menilai film ini terlalu setia pada versi sebelumnya, bahkan disebut seperti carbon copy karena perubahan ceritanya minim.

Di sisi lain, pujian datang untuk skala visual laut yang memukau dan komitmen Disney menghadirkan aktor keturunan Polinesia dan Pasifik. Menurut mediaindonesia.com, tantangan terbesar film ini adalah membuktikan bahwa format live-action bisa memberi pengalaman baru, bukan sekadar mengandalkan nostalgia dari sukses versi animasinya.

Source: mediaindonesia.com
Terbaru