Mitsubishi XForce HEV datang dengan harga lebih tinggi daripada Suzuki Grand Vitara, tetapi membawa pembeda yang sulit diabaikan. Sistem full hybrid pada SUV ini dapat menggerakkan mobil menggunakan tenaga listrik tanpa memakai bensin.
Selisih harga puluhan juta rupiah membuat pertarungan keduanya tidak sekadar membahas desain atau ukuran bodi. Grand Vitara menawarkan fitur kabin yang lebih terasa sehari-hari, sementara XForce HEV menonjol lewat elektrifikasi dan perangkat keselamatan aktif.
Harga XForce HEV Lebih Tinggi
Grand Vitara dipasarkan pada kisaran Rp 416 juta hingga Rp 419 juta. Mitsubishi XForce HEV dibanderol Rp 445 juta, sehingga pembeli perlu menyiapkan anggaran lebih besar untuk masuk ke teknologi full hybrid.
| Model | Harga | Dimensi | Wheelbase |
|---|---|---|---|
| Suzuki Grand Vitara | Rp 416 juta-Rp 419 juta | 4.345 x 1.795 x 1.645 mm | 2.600 mm |
| Mitsubishi XForce HEV | Rp 445 juta | 4.390 x 1.810 x 1.650 mm | 2.650 mm |
Secara ukuran, XForce HEV sedikit lebih panjang, lebar, dan tinggi dibanding pesaingnya. Jarak sumbu rodanya juga lebih panjang 50 mm, yang membuat posturnya terlihat lebih besar di jalan.
XForce HEV menggunakan ban 225/50 R18 untuk menopang tampilan dan proporsi bodinya. Grand Vitara memakai ban 215/60 R17 serta menawarkan ground clearance 210 mm untuk kebutuhan mobilitas harian.
Teknologi Hybrid Menjadi Pembeda Utama
Perbedaan paling mendasar berada pada sistem penggerak kedua SUV tersebut. Menurut Kompas.com, Grand Vitara memakai sistem Smart Hybrid Vehicle by Suzuki atau SHVS, sedangkan XForce HEV mengandalkan sistem full hybrid.
Grand Vitara dibekali mesin bensin 1.500 cc K15C empat silinder 16 katup. Mesin itu menghasilkan tenaga 75,8 kW atau 103 Tk pada 6.000 rpm dan torsi 136,8 Nm pada 4.400 rpm.
Tenaga Grand Vitara disalurkan ke roda depan melalui transmisi otomatis enam percepatan. Transmisi ini turut menyediakan paddle shift untuk pengemudi yang ingin mengatur perpindahan gigi secara manual.
XForce HEV memakai mesin bensin 1.600 cc DOHC MIVEC berkode 4A92 yang dipadukan dengan motor listrik. Motor listriknya menghasilkan tenaga 114 Tk dan torsi 255 Nm, memberi karakter berbeda dari sistem mild hybrid.
Kemampuan bergerak dalam mode elektrik tanpa konsumsi bensin menjadi nilai penting XForce HEV. Fitur ini menjadi alasan utama di balik banderolnya yang lebih tinggi dibanding Grand Vitara.
Mitsubishi juga membekali XForce HEV dengan tujuh mode berkendara, termasuk mode Wet untuk jalan basah. Active Yaw Control atau AYC turut disediakan untuk membantu kestabilan kendaraan saat menikung.
Grand Vitara Unggul di Kenyamanan Kabin
Suzuki Grand Vitara menawarkan panoramic sunroof yang dapat dibuka, salah satu fitur yang tidak dimiliki XForce HEV. SUV ini juga dilengkapi head-up display, kamera 360 derajat, wireless charger, serta jok kulit sintetis dengan ventilated seat.
Sistem hiburan Grand Vitara mengandalkan layar sentuh 9 inci, empat speaker, dan dua tweeter. Kelengkapan tersebut membuatnya menarik bagi pembeli yang memprioritaskan kenyamanan kabin dan fitur visual.
XForce HEV mengambil pendekatan berbeda melalui layar multimedia interaktif 12,3 inci. Sistem audio Dynamic Sound Yamaha Premium dengan delapan speaker menjadi nilai tambah untuk kebutuhan hiburan di kabin.
Namun, glass roof pada XForce HEV bersifat statis sehingga tidak dapat dibuka. Model ini juga belum menyediakan pendingin jok seperti ventilated seat yang tersedia pada Grand Vitara.
Perangkat Keselamatan Aktif Lebih Lengkap
Grand Vitara memiliki enam airbag, ABS dengan EBD, Electronic Stability Program, Hill Hold Control, dan Electronic Parking Brake. Paket tersebut menjadi fondasi perlindungan bagi penggunaan SUV ini sehari-hari.
XForce HEV menawarkan Diamond Sense berbasis radar untuk memperluas fitur keselamatan aktif. Paket ini mencakup Forward Collision Mitigation, Adaptive Cruise Control, Blind Spot Warning, dan Rear Cross Traffic Alert.
Pilihan akhirnya bergantung pada kebutuhan pembeli di kelas SUV Rp 400 jutaan. Grand Vitara mengedepankan harga yang lebih rendah dan kenyamanan kabin, sedangkan XForce HEV menawarkan sistem full hybrid, mode berkendara lebih banyak, AYC, serta perlindungan aktif yang lebih lengkap.
Source: otomotif.kompas.com






