Kunjungan perdana Miss Cosmo 2025 Yolina Lindquist ke Indonesia langsung menarik perhatian karena rangkaian agendanya terasa padat dan berlapis. Ratu dunia asal Amerika Serikat itu tidak hanya hadir untuk acara seremonial, tetapi juga menyempatkan diri menjelajahi Jakarta, mengikuti kegiatan sosial, hingga tampil di forum edukasi.
Bagi Yayasan Puteri Indonesia, kehadiran para ratu dunia memang sudah menjadi tradisi tahunan saat grand final Puteri Indonesia digelar. Tahun ini, Yolina hadir sebagai salah satu tamu utama dan ikut terlibat dalam rangkaian acara yang mempertemukan finalis, perwakilan Indonesia, dan tamu internasional.
Disambut kompak dengan nuansa merah
Yolina tiba di Indonesia bersama runner-up Miss Cosmo 2025, Chelsea Fernandez. Keduanya kemudian disambut oleh Salma Ranggita, perwakilan Indonesia di ajang Miss Cosmo 2025.
Momen penyambutan itu mencuri perhatian karena ketiganya tampil serasi dalam busana bernuansa merah. Kesan hangat dan meriah langsung terlihat sejak awal kunjungan mereka di tanah air.
Jakarta jadi ruang eksplorasi pertama
Sebelum menghadiri grand final, Yolina mendapat kesempatan berkeliling Jakarta. Ia juga menikmati pengalaman kuliner selama berada di ibu kota.
Agenda tersebut menunjukkan bahwa kunjungannya tidak hanya berfokus pada panggung kecantikan. Di sela aktivitas resmi, Yolina juga mengenal suasana kota dan merasakan pengalaman lokal selama berada di Indonesia.
Ada agenda sosial bersama Smile Train Indonesia
Dalam program kerja sama dengan Miss Cosmo Organization, Yolina turut menjalani kegiatan sosial bersama Smile Train Indonesia. Kehadiran agenda ini menambah sisi lain dari kunjungan perdananya di Indonesia.
Kegiatan sosial tersebut menunjukkan bahwa kunjungan para pemenang ajang internasional ke Indonesia juga diarahkan ke aktivitas yang lebih luas. Fokusnya tidak berhenti pada penampilan, tetapi juga pada dampak sosial melalui kolaborasi lintas organisasi.
Kebaya jadi sorotan di beberapa momen
Di tengah rangkaian kunjungan, Yolina juga tampil dalam kebaya saat menghadiri undangan YPI di Taman Sari Royal Spa. Busana itu memberi sentuhan khas Indonesia dan membuat penampilannya semakin menyesuaikan suasana acara.
Saat menghadiri grand final, Yolina kembali tampil menawan dalam kebaya rancangan Anaz. Pilihan busana tersebut memperkuat nuansa budaya lokal yang menyertai kehadirannya selama berada di Indonesia.
Turut berbagi di Universitas Indonesia
Menjelang kepulangannya, Yolina mendapat kesempatan menjadi pembicara dalam kegiatan edukasi SDG’s yang diselenggarakan Universitas Indonesia. Dalam agenda itu, ia tidak hanya hadir sebagai tamu kehormatan, tetapi juga sebagai figur yang berbagi pandangan di forum akademik.
Rangkaian kegiatan ini membuat kunjungan Yolina terasa lengkap karena mencakup unsur budaya, sosial, dan edukasi. Bagi Yolina, seluruh agenda itu menjadi pengalaman perdananya di Indonesia yang meninggalkan kesan tersendiri selama berada di tanah air.
Source: www.idntimes.com