Mini Countryman SE ALL4 tampil sebagai SUV listrik yang sulit dibaca dengan logika biasa. Mobil ini cepat, menyenangkan, dan penuh karakter, tetapi juga membawa kompromi yang jelas di jarak tempuh, kepraktisan, dan kecepatan isi ulang.
Justru kontras itulah yang membuatnya menonjol di pasar crossover dan SUV yang makin seragam. Mini tetap mempertahankan identitas lama lewat kabin teatrikal, fitur playful, dan rasa berkendara yang lebih mengutamakan emosi daripada efisiensi.
| Varian Countryman di Australia | Tenaga / Mesin | Harga mulai |
|---|---|---|
| Countryman C | 1,5 liter turbo empat silinder | AU$56,700 |
| Countryman E | Motor tunggal listrik | AU$75,526 |
| JCW Countryman ALL4 | 2,0 liter turbo | AU$78,652 |
| Countryman SE ALL4 | Dual-motor listrik | AU$80,737 |
Countryman sendiri bukan nama baru di keluarga Mini. Model ini sudah hadir selama 16 tahun dan kini masuk generasi ketiga, dengan pilihan mesin pembakaran internal atau tenaga listrik penuh.
Unit yang diuji adalah Countryman SE ALL4 dalam trim Favoured, yang dipasarkan sampai AU$83,862. Secara teknis, model ini membawa baterai 64,6 kWh dengan dua motor listrik yang menghasilkan 230 kW atau 308 hp dan torsi 494 Nm.
Mini mengklaim akselerasi 0-100 km/jam dalam 5,6 detik serta jarak tempuh 432 km. Dalam pengujian memakai Dragy GPS, catatan 0-100 km/jam justru turun menjadi 5,3 detik pada beberapa percobaan.
Hasil itu membuatnya terasa cepat tanpa kesan liar. Penumpang tidak mudah tersentak saat pedal gas diinjak, sementara akselerasi menengah 60-120 km/jam tercatat 4,79 detik dan terasa cukup kuat untuk menyalip dengan percaya diri.
Kabin Jadi Daya Tarik Utama
Bagian paling menonjol dari Countryman SE ALL4 ada di kabin. Mini membangun ruang interior yang premium sekaligus tetap punya rasa bermain, di saat banyak pabrikan lain justru meninggalkan identitas desainnya.
Fokus utama ada pada layar infotainment OLED berbentuk lingkaran di tengah dashboard. Layarnya tajam, berwarna kaya, dan menjalankan perangkat lunak yang terasa menyenangkan dipakai.
Experience Modes mengubah warna layar dan menampilkan grafis khusus sesuai mode berkendara. Pengaturan AC memang berada di layar, tetapi tetap mudah dipakai saat mobil berjalan, dan Apple CarPlay serta Android Auto nirkabel juga tersedia.
Sentuhan unik lain muncul lewat fabric biru di dashboard, ventilasi udara vertikal, toggle fisik di bawah layar, dan tombol start-stop yang dibuat menyerupai sensasi memutar kunci. Detail kecil seperti handle pintu vertikal, kompartemen tersembunyi di belakang cup holder, dan aksen di setir juga ikut memperkuat karakter itu.
Trim Favoured menambahkan panoramic glass roof, kamera interior, kursi pengemudi pijat, dan audio Harman Kardon 12 speaker. Pencahayaan ambient pun dibuat lebih teatrikal karena Mini memakai proyektor kecil di panel pintu dan belakang layar tengah untuk menampilkan pola cahaya.
Kenyamanan kabin tergolong baik karena jok memberi dukungan cukup besar. Namun, bantalan kursinya terasa agak firm, sementara ruang kepala dan kaki di baris kedua terbatas untuk penumpang bertubuh di atas 6 kaki.
| Data Penting Countryman SE ALL4 | Angka / Fitur | Catatan |
|---|---|---|
| Baterai | 64,6 kWh | Dual-motor listrik |
| Daya | 230 kW / 308 hp | Torsi 494 Nm |
| 0-100 km/jam | 5,3 detik | Hasil Dragy GPS |
| Jarak tempuh klaim | 432 km | Klaim pabrikan |
| Pengisian DC puncak | 130 kW | 10-80% dalam 29 menit |
Bagasi belakang menyediakan 460 liter, angka yang solid untuk ukuran SUV kecil. Meski begitu, Countryman tetap bukan mobil yang menonjol karena kepraktisan semata.
Cepat, Cengkeramannya Kuat, Tapi Ada Batasnya
Di jalan, Countryman SE ALL4 menunjukkan alasan mengapa mobil ini sulit diabaikan. Walau tidak memakai badge JCW, performanya justru bisa melampaui beberapa model John Cooper Works Mini lain.
Suspensinya terasa agak kaku dan mobil sedikit memantul di jalan yang jelek. Namun, kombinasi setelan kaki-kaki dan ban Pirelli P Zero memberi grip besar, terutama saat melaju di jalan pegunungan.
Mode berkendara paling agresif disebut Go Kart Mode. Mode ini mempertajam respons throttle, menambah bobot setir, menghadirkan suara bergaya pesawat luar angkasa, serta menampilkan output tenaga dan torsi secara langsung.
Di sisi efisiensi, konsumsi rata-rata selama pengujian tercatat 17,2 kWh/100 km. Angka ini masih wajar untuk EV bertenaga besar, tetapi bukan yang terbaik di kelasnya.
Masalah utamanya ada pada baterai yang relatif kecil dan kemampuan isi ulang yang tertinggal. Dalam penggunaan nyata, sulit berharap jarak tempuh 400 km bisa dicapai, sehingga pengguna yang tidak bisa mengisi daya di rumah akan lebih sering mampir ke stasiun pengisian.
Kecepatan pengisian DC puncaknya hanya 130 kW. Untuk mengisi dari 10 hingga 80 persen, Mini mencatat waktu 29 menit.
Soal keselamatan, Countryman sudah dibekali autonomous emergency braking, active cruise control dengan lane-centering, dan fitur parkir otomatis yang disebut bekerja sangat baik, terutama saat parkir paralel. Pada akhirnya, Mini Countryman SE ALL4 adalah SUV listrik yang tidak masuk akal jika dilihat dari sisi praktis, tetapi justru terasa hidup berkat kabin kreatif dan karakter berkendaranya yang kuat.
Source: www.carscoops.com






