Film Michael resmi merebut takhta sebagai film biografi musisi terlaris sepanjang masa. Pencapaian itu terjadi setelah pendapatan globalnya melampaui Bohemian Rhapsody, yang selama delapan tahun memegang rekor di kategori ini.
Laporan Deadline menyebut film biopik Michael Jackson tersebut telah meraup USD911,9 juta atau sekitar Rp16,21 triliun dari seluruh dunia. Angka itu sedikit melampaui pendapatan global Bohemian Rhapsody yang tercatat USD903,6 juta atau sekitar Rp16,06 triliun.
Rekor yang Bertahan Lama Akhirnya Tumbang
Bohemian Rhapsody sempat dianggap sulit dikejar karena performa box office globalnya sangat kuat. Film tentang Freddie Mercury dan Queen itu bertahan sebagai acuan tertinggi untuk film biopik musisi sejak dirilis delapan tahun lalu.
Kini, posisi itu bergeser ke Michael berkat daya tarik nama besar Michael Jackson yang tetap kuat di pasar internasional. Minat lintas generasi terhadap sosok “King of Pop” ikut mendorong film ini melaju jauh di box office dunia.
Dorongan Besar dari Pasar Internasional
Secara rinci, Michael mengumpulkan USD358,6 juta atau sekitar Rp6,37 triliun dari pasar domestik Amerika Utara. Dari pasar internasional, film ini menambah USD703,8 juta atau sekitar Rp12,4 triliun.
Kontribusi pasar luar Amerika Utara menjadi penentu besar dalam pencapaian tersebut. Respons penonton di berbagai negara membuat total pendapatan film ini melesat melampaui ekspektasi banyak pengamat film.
Awal Tayang yang Langsung Kencang
Sejak dirilis di bioskop pada April 2026, Michael langsung mencatat performa tinggi. Pada pekan pertama, film ini membukukan opening weekend domestik terbesar sepanjang sejarah untuk kategori biopik musik.
Film tersebut meraih USD97,2 juta atau sekitar Rp1,71 triliun pada pembukaan domestik. Hasil itu sekaligus menyingkirkan Straight Outta Compton, film biografi grup hip-hop N.W.A yang sebelumnya memegang rekor pembukaan genre tersebut sejak 2015.
Jaafar Jackson Jadi Salah Satu Kunci
Keberhasilan Michael juga ditopang oleh penampilan Jaafar Jackson, keponakan kandung Michael Jackson. Kemiripan visual, vokal, dan gerak tari yang ia bawakan mendapat banyak pujian dari penonton dan pengamat.
Respons positif terhadap Jaafar membantu menjaga momentum film ini di box office. Di saat yang sama, Michael berkembang menjadi fenomena budaya pop global yang menarik perhatian penonton lintas negara sejak awal penayangan.
Catatan Unik untuk Graham King
Pencapaian ini juga memberi catatan tersendiri bagi produser Graham King. Sosok yang sama sebelumnya berada di balik Bohemian Rhapsody, sehingga rekor yang kini tergeser justru datang dari proyek yang ia tangani sendiri.
Dengan begitu, Graham King menjadi produser yang berhasil mematahkan rekor dunia yang pernah ia ciptakan. Capaian Michael menegaskan bahwa nama Michael Jackson masih memiliki pengaruh besar di industri film global, terutama ketika dipadukan dengan momentum box office yang tepat.
