Mi Band Andalan Xiaomi Naik Kelas, Tidur Lebih Akurat Tanpa Korban Baterai 21 Hari

Xiaomi kembali menaruh perhatian pada seri gelang pintar terjangkaunya lewat Smart Band 10 Pro. Perangkat ini datang dengan fokus yang lebih serius pada akurasi pelacakan kesehatan, tetapi tetap mempertahankan daya tahan baterai hingga 21 hari.

Langkah itu penting karena pasar wearable murah kini makin ramai dengan perangkat yang menawarkan fitur lebih banyak, namun sering mengorbankan kenyamanan pakai atau daya tahan. Smart Band 10 Pro mencoba menjaga keseimbangan itu lewat bodi yang lebih tipis dan ringan, tanpa meninggalkan identitas seri Smart Band yang selama ini dikenal agresif di harga.

Akurasi kesehatan jadi sorotan utama

Peningkatan paling besar ada pada sensor dual-light PPD baru. Xiaomi mengklaim sensor ini mampu menghasilkan akurasi pembacaan detak jantung hingga 98,2 persen.

Selain detak jantung, gelang ini juga mendukung pengukuran kadar oksigen dalam darah. Fitur itu kini dipadukan dengan pelacakan Heart Rate Variability atau HRV untuk memberi data tambahan soal kondisi tubuh pengguna.

Xiaomi juga membawa Sleep Algorithm 2.0 ke perangkat ini. Sistem tersebut diklaim mampu mendeteksi tahap tidur dengan akurasi 14 persen lebih baik dan mengenali waktu mulai tidur serta bangun dengan akurasi 11 persen lebih baik.

Pembaruan itu menunjukkan arah yang cukup jelas. Smart Band 10 Pro tidak hanya mengandalkan desain baru, tetapi juga mencoba naik kelas sebagai perangkat pemantau kesehatan harian yang lebih serius.

Layar lebih terang, bodi makin ramping

Secara tampilan, Smart Band 10 Pro masih mirip dengan Smart Band 9 Pro. Xiaomi tetap memakai panel AMOLED 1,74 inci, tetapi tingkat kecerahan puncaknya naik menjadi 2.000 nits dari sebelumnya 1.200 nits.

Peningkatan ini berpotensi terasa langsung saat dipakai di luar ruangan. Layar yang lebih terang biasanya memudahkan pembacaan informasi di bawah cahaya matahari langsung.

Di balik baterai 350mAh, Xiaomi tetap membuat bodinya lebih ramping. Perangkat ini punya ketebalan 9,7 mm dan bobot 21,6 gram.

Kombinasi itu membuatnya tetap nyaman dipakai seharian. Xiaomi juga masih mengklaim masa pakai baterai hingga 21 hari, sama seperti Smart Band 9 Pro.

Lebih dari 150 mode olahraga

Untuk pelacakan aktivitas, Smart Band 10 Pro mendukung lebih dari 150 mode olahraga. Xiaomi juga menambahkan mode bersepeda baru yang diklaim dapat melacak data kayuhan dengan lebih akurat.

Perangkat ini turut bisa memantau tingkat kelelahan saat pengguna berolahraga. Fitur tersebut membuat fungsinya tidak lagi sekadar menghitung gerakan, tetapi juga membantu membaca respons tubuh selama latihan.

Xiaomi tetap mempertahankan sertifikasi tahan air 5ATM. Artinya, gelang ini aman dipakai untuk berenang dan melacak sesi olahraga air.

Kombinasi fitur kebugaran, ketahanan air, dan baterai panjang menjaga posisi Smart Band 10 Pro tetap kuat di kelasnya. Bedanya, Xiaomi kini memberi porsi lebih besar pada kualitas data ketimbang hanya menumpuk jumlah fitur.

Harga dan ketersediaan

Smart Band 10 Pro hadir dalam dua varian material. Varian aluminium alloy dibanderol CNY 399, sedangkan varian keramik dijual CNY 479.

Saat ini, perangkat tersebut baru tersedia di China. Xiaomi belum mengumumkan rencana peluncuran global untuk Smart Band 10 Pro.

Sebagai konteks, Smart Band 9 Pro tidak pernah resmi hadir di Amerika Serikat. Meski begitu, varian globalnya sempat tersedia lewat Amazon.

Situasi itu membuka peluang bahwa Smart Band 10 Pro juga bisa muncul di luar China melalui jalur online. Namun sampai sekarang, Xiaomi belum memberi kepastian soal ekspansi internasional perangkat ini.

Source: www.androidauthority.com
Terkait