Miss Grand International Organization kembali membuka pintu lebih lebar untuk MGI All Stars edisi kedua. Ajang ini tidak hanya menuntut pengalaman kompetisi internasional, tetapi juga memberi ruang bagi finalis dengan latar belakang yang lebih beragam.
Di tengah persaingan pageant yang kerap ketat, kebijakan ini membuat MGI All Stars menonjol. Transpuan, perempuan menikah, ibu, hingga peserta berusia matang tetap bisa masuk ke panggung yang sama selama memenuhi syarat yang ditetapkan.
Pengalaman internasional tetap jadi syarat utama
Salah satu ketentuan paling penting adalah pengalaman berkompetisi di ajang kecantikan internasional. MGIO menempatkan syarat ini sebagai pintu awal bagi calon finalis yang ingin bertarung di edisi kedua.
Aturan tersebut menunjukkan bahwa kompetisi tetap dijaga pada level tinggi. Pendaftaran dibuka untuk peserta yang sudah terbiasa dengan tekanan panggung dan ritme ajang skala internasional.
Peluang yang tetap terbuka untuk transpuan
MGIO mempertahankan kebijakan yang sudah terlihat sejak edisi perdana, yakni mengizinkan transpuan ikut berkompetisi. Langkah ini membuat MGI All Stars tetap berada di jalur yang inklusif.
Kebijakan tersebut sempat memicu pro dan kontra, tetapi juga menarik perhatian publik pada edisi sebelumnya. Wakil Vietnam, Huong Giang Nguyen, bahkan berhasil finis di posisi juara ketiga.
Status pernikahan dan peran sebagai ibu bukan penghalang
MGIO juga tidak membatasi peserta berdasarkan status pernikahan. Perempuan yang sudah menikah tetap bisa mendaftar dan bersaing memperebutkan gelar MGI All Stars.
Kesempatan serupa juga diberikan kepada peserta yang sudah menjadi ibu. Pada edisi perdana, Suheyn Cipriani dari Peru menjadi sorotan karena berhasil melaju hingga 10 besar.
Batas usia dibuat tegas
Rentang usia finalis ditetapkan antara 20 hingga 40 tahun. Batas ini dipasang agar peserta dianggap siap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik.
Aturan tersebut juga menegaskan bahwa ajang ini tidak hanya dibuka untuk peserta muda. Vanessa Pulgarin, pemenang edisi perdana MGI All Stars, meraih gelar itu pada usia 34 tahun.
Panggung yang lebih beragam, tapi tetap selektif
Kombinasi syarat pengalaman, batas usia, dan kebijakan inklusif membuat edisi kedua MGI All Stars punya karakter yang jelas. Ajang ini membuka ruang lebih luas tanpa melepas standar kompetisi yang ingin dijaga MGIO.
Pendaftaran sudah dibuka lewat email mgiallstars@missgrandinternational.com sejak Sabtu (6/6/2026), sementara grand final dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (12/12/2026) di Thailand. Dengan format itu, perhatian kini tertuju pada para pageant fighter yang siap memenuhi kriteria tersebut.
