MG 07 mulai masuk jalur produksi massal dan langsung menarik perhatian di segmen sedan liftback menengah. Mobil ini membawa jarak tempuh hingga 650 km serta sensor Lidar, dua hal yang jarang hadir dalam satu paket di kelasnya.
Langkah produksi ini juga menjadi penanda penting bagi SAIC Motor. Unit komersial pertama MG 07 keluar dari fasilitas yang sama saat pabrik tersebut menembus total produksi 3 juta mobil.
Desain liftback yang rendah dan agresif
MG 07 memakai format low-slung liftback yang memberi siluet melandai seperti sedan sport. Pendekatan ini membuat tampilannya lebih aerodinamis sekaligus memperkuat kesan agresif di jalan.
Secara ukuran, mobil ini punya panjang 4.886 mm, lebar 1.900 mm, dan tinggi 1.478 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 2.825 mm, memberi proporsi yang mendukung ruang kabin dan stabilitas.
| Dimensi | MG 07 |
|---|---|
| Panjang | 4.886 mm |
| Lebar | 1.900 mm |
| Tinggi | 1.478 mm |
| Jarak sumbu roda | 2.825 mm |
2 opsi penggerak untuk dua kebutuhan berbeda
MG menyiapkan MG 07 dalam dua pilihan sistem tenaga. Strategi ini memperlihatkan bahwa model tersebut tidak hanya menyasar pembeli mobil listrik murni, tetapi juga pengguna yang masih ingin transisi lewat hybrid.
Pada varian BEV, MG 07 menggunakan motor listrik berkode TZ185XY1181 buatan Shanghai Automotive Transmission. Motor ini menghasilkan daya maksimum 176 kW.
Varian BEV hadir dengan dua pilihan jarak tempuh berdasarkan standar CLTC, yakni 610 km dan 650 km. Angka itu membuat MG 07 cukup menonjol untuk kebutuhan harian maupun perjalanan luar kota.
Untuk konsumen yang belum siap penuh ke mobil listrik, tersedia pula varian PHEV. Versi ini memadukan mesin 1.500 cc berkode 15FHC dari SAIC Motor dengan motor listrik bertenaga 152 kW.
| Varian | Tenaga/Sistem | Jarak Tempuh |
|---|---|---|
| BEV | Motor TZ185XY1181, 176 kW | 610 km / 650 km CLTC |
| PHEV | Mesin 1.500 cc 15FHC + motor 152 kW | 185 km mode listrik |
Dalam mode listrik, varian PHEV diklaim mampu melaju hingga 185 km. Jarak itu membuatnya relevan untuk pemakaian komuter di perkotaan tanpa harus sering bergantung pada bahan bakar.
Lidar dan sistem berkendara cerdas
Salah satu daya tarik terbesar MG 07 ada pada sistem Momenta R7. Struktur simulasi neural ini dipasang untuk mendukung kemampuan berkendara tingkat lanjut.
Sistem tersebut bekerja bersama sensor Lidar berpresisi tinggi yang ditempatkan di bagian atas depan atap mobil. Kombinasi ini membuka fungsi Urban Navigate-on-Pilot atau NoP.
Dengan dukungan itu, MG 07 dapat membaca rambu lalu lintas, mendeteksi objek di sekitar kendaraan, dan melakukan perpindahan lajur secara mandiri. Fungsinya dirancang untuk jalan perkotaan yang padat maupun jalan bebas hambatan.
Kehadiran Lidar menjadi pembeda yang mencolok karena fitur seperti ini biasanya muncul di mobil yang lebih mahal. Karena itu, MG 07 berpotensi menarik konsumen yang mencari desain sporty dengan teknologi bantuan berkendara yang lebih maju.
Harga dan posisi pasar
SAIC Motor menempatkan MG 07 di segmen menengah yang persaingannya ketat. Estimasi harga mobil ini berada di kisaran 150.000 hingga 200.000 yuan.
Rentang harga tersebut memberi ruang bagi MG untuk bersaing lewat kombinasi desain, fitur, dan pilihan penggerak. Di sisi lain, kapasitas produksi yang efisien juga menjadi modal penting bagi model ini.
Perusahaan menyebut lini manufakturnya mampu menghasilkan 1 juta kendaraan dalam waktu kurang dari dua tahun. Kompleks industri yang sama juga menyiapkan perakitan untuk crossover masa depan, MG 4X.
Data China EV DataTracker menunjukkan distribusi global MG masih didominasi MG4 EV dengan 15.067 unit. Setelah itu ada MG 5 sebanyak 1.966 unit, MG 7 sebanyak 456 unit, MG ES5 sebanyak 73 unit, dan MG 6 sebanyak 4 unit.
| Model | Distribusi Global |
|---|---|
| MG4 EV | 15.067 unit |
| MG 5 | 1.966 unit |
| MG 7 | 456 unit |
| MG ES5 | 73 unit |
| MG 6 | 4 unit |
Masuknya MG 07 ke produksi massal diharapkan menambah dorongan bagi portofolio elektrifikasi MG. Ada pula indikasi bahwa platform fleksibelnya bisa diperluas ke versi wagon, setelah blueprint resminya sempat bocor di dinas paten nasional.
