Lionel Messi kembali menulis sejarah besar di panggung yang paling ia kenal. Kapten Argentina itu menjadi pesepak bola pertama yang tampil di 6 edisi Piala Dunia berbeda.
Rekor tersebut lahir saat Argentina menghadapi Aljazair pada laga perdana Piala Dunia 2026 di Kansas City, Amerika Serikat. Laga itu juga menjadi penampilan ke-200 Messi bersama La Albiceleste.
Rekor yang melewati deretan nama besar
Sebelum Messi berdiri sendiri di puncak daftar, ada 5 pemain yang sama-sama mengoleksi 5 edisi Piala Dunia. Mereka adalah Cristiano Ronaldo, Lothar Matthaus, Antonio Carbajal, Rafael Marquez, dan Andres Guardado.
Messi kini melampaui seluruh nama tersebut dan menjadi pemain dengan partisipasi turnamen terbanyak dalam sejarah Piala Dunia. Catatan itu menegaskan betapa panjang dan konsistennya perjalanan karier internasionalnya.
Perjalanan Messi di Piala Dunia dimulai pada 2006 di Jerman saat usianya baru 18 tahun. Dalam debutnya, ia langsung mencetak gol ketika Argentina menang 6-0 atas Serbia dan Montenegro.
Sejak itu, Messi selalu masuk skuad Argentina di setiap putaran final berikutnya. Ia tampil pada edisi 2010, 2014, 2018, 2022, dan kini kembali hadir pada 2026.
Jumlah laga yang terus bertambah
Messi juga memegang rekor penampilan terbanyak di putaran final Piala Dunia. Rekor itu ia rebut saat Argentina menaklukkan Prancis di final dramatis di Qatar dua tahun silam.
Saat itu, Messi mematahkan rekor 25 pertandingan milik Lothar Matthaus. Setelah laga melawan Aljazair, jumlah penampilannya di putaran final kini mencapai 27 pertandingan.
Angka itu masih bisa bertambah seiring perjalanan Argentina di fase grup dan babak gugur turnamen tahun ini. Di sisi lain, Cristiano Ronaldo masih punya peluang menyamai rekor 6 edisi jika tampil melawan Republik Demokratik Kongo pada laga perdana Grup K.
Jika turun bermain, Ronaldo akan bergabung dalam kelompok pemain dengan 6 edisi Piala Dunia. Namun, Messi tetap tercatat sebagai pemain pertama yang mencapai angka tersebut.
Masih jadi tumpuan Argentina
Di usia 38 tahun, Messi masih menjadi andalan utama lini serang Argentina. Status juara bertahan membuat keberadaannya tetap penting bagi permainan tim.
Messi belum memberi pernyataan resmi soal akhir karier internasionalnya. Namun, ia sempat memberi isyarat bahwa turnamen kali ini bisa menjadi Piala Dunia terakhirnya.
